maduraexpose.com

 


SyiarExpose

TRANS7 dan HIMASAL Jabodetabek Capai Kesepahaman Pasca Audiensi Soal Tayangan Kontroversial

396
×

TRANS7 dan HIMASAL Jabodetabek Capai Kesepahaman Pasca Audiensi Soal Tayangan Kontroversial

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

TRANS7 dan HIMASAL Jabodetabek Capai Kesepahaman Pasca Audiensi Soal Tayangan Kontroversial./Ist.

MaduraExpose.com-  Pihak stasiun televisi TRANS7 dan Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Jabodetabek telah menyelesaikan audiensi yang berlangsung pada Selasa siang (14/10).

 

 


Pertemuan ini diselenggarakan menyusul adanya protes publik terkait salah satu tayangan program TRANS7 yang dinilai menyinggung Pondok Pesantren Lirboyo dan ulama.

 

Berdasarkan unggahan resmi akun X (sebelumnya Twitter) TRANS7, pertemuan tersebut berhasil mencapai titik kesepahaman antara kedua belah pihak. Dalam keterangan yang diunggah, disampaikan bahwa kedua belah pihak telah saling memahami satu sama lain.

 

 

“Audiensi antara TRANS7 dan pihak Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) Jabodetabek berlangsung pada siang tadi (14/10), kedua belah pihak telah saling memahami dengan pihak HIMASAL memberikan pernyataan sikap, serta TRANS7 beritikad baik untuk menindaklanjuti,” tulis akun TRANS7.

 

 

Audiensi ini merupakan respons langsung TRANS7 terhadap gelombang protes dari para alumni dan santri Lirboyo yang dipicu oleh tayangan program Xpose Uncensored yang disiarkan pada 13 Oktober 2025. Tayangan tersebut dianggap melecehkan martabat kiai, santri, dan lembaga pesantren.

 

 

Dalam pertemuan tersebut, HIMASAL Jabodetabek menyampaikan pernyataan sikap yang memuat sejumlah tuntutan, termasuk permohonan maaf terbuka dan jaminan agar insiden serupa tidak terulang.

 

Menanggapi hal itu, perwakilan TRANS7, yang diwakili oleh Direktur Program Andi Chairil, secara terbuka mengakui adanya kelalaian dan telah menyampaikan permohonan maaf langsung kepada alumni Lirboyo.

 

 

Pihak TRANS7 juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti poin-poin yang disampaikan dalam pernyataan sikap HIMASAL, menunjukkan adanya itikad baik dari manajemen stasiun TV tersebut untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai dan bertanggung jawab.

 

 

Meskipun demikian, desakan agar TRANS7 menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui siaran dan kepada pihak sesepuh Lirboyo di Kediri masih menjadi tuntutan utama yang diharapkan dapat direalisasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban penuh.

 

Kejadian ini juga menjadi sorotan bagi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memastikan standar etika penyiaran ditegakkan secara konsisten oleh semua lembaga penyiaran.

 


[dbs/gim/fer]

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


SyiarExpose

Views: 243 Cahaya Munajat di Sepertiga Malam Terakhir: Menemukan Hakikat Kedekatan Ilahi (Perspektif Tasawwuf Ahlussunnah Wal Jamaah) MaduraExpose.com– Dalam ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah, setiap waktu memiliki keberkahan, namun ada waktu-waktu…

---Exposiana----

---***---