
Sumenep, Madura Expose– Angin kemerdekaan berembus penuh kelegaan di halaman Kantor Bupati Sumenep, seiring dengan suksesnya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumenep 2025 dalam menuntaskan tugas mulianya.
Dengan langkah tegap dan penuh presisi, mereka mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Sukacita membuncah, seolah menghapus ketegangan yang telah menyelimuti persiapan panjang mereka.
Bagi Nabila Urbaningrum, pembawa baki bendera pusaka, momen ini adalah puncak dari penantian yang sarat haru. “Alhamdulillah, saya bersyukur, senang banget,” ujarnya dengan mata berbinar. Nabila, siswi SMAN 1 Sumenep, tak menampik bahwa sebelumnya rasa takut sempat menghinggapi. Namun, di bawah terik matahari, bersama teman-teman seperjuangannya, ia berhasil melampaui segala keraguan. Keberhasilan ini bukan hanya tentang pengibaran bendera, melainkan tentang penaklukkan diri sendiri.
“Ketika semua proses dapat dilalui dengan baik, saya merasa tenang dan harus tetap semangat,” tambahnya, menegaskan bahwa tugas belum selesai. Masih ada prosesi penurunan bendera di sore hari yang menunggu.
Keberhasilan mereka tak lepas dari tangan dingin para pelatih dari Polres, Kodim 0827, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), dan Bakesbangpol. Koordinator Pelatih Paskibraka Kabupaten Sumenep, AKP Moh. Abdul Kohar, SH, tak dapat menyembunyikan kebanggaannya. “Keberhasilan adik-adik Paskibraka ini merupakan berkat doa seluruh masyarakat Sumenep,” kata Kohar, penuh rasa syukur.
Lebih dari sekadar keterampilan baris-berbaris, Kohar berharap pelatihan yang intensif ini telah menempa jiwa kepemimpinan dan perjuangan hidup dalam diri para anggota Paskibraka. Ia berharap nilai-nilai ini dapat mereka sebarkan dan terapkan di tengah masyarakat, menjadi bibit-bibit unggul pemimpin masa depan.
Kisah 75 anggota Paskibraka Sumenep 2025 ini adalah bukti nyata dari sebuah dedikasi, kerja keras, dan semangat persatuan. Mereka tak hanya sekadar mengibarkan bendera, melainkan telah menuliskan kisah haru perjuangan yang akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah peringatan hari kemerdekaan bangsa.





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)