Sosok Nyai Mila Dibalik Koalisi Busyro -Achmad Fauzi

0
916

Catatan Kecil dan Opini
Oleh: Ferry Arbania, Pimred MaduraExpose.com

Sumenep, MaduraExpose.com- Hingga detik ini, sebagian besar pendukung A.Busyro Karim- Soengkono Sidik (Abussidik) yang memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2010 silam masih menjadi teka-teki, meski banyak pihak memperdiksi kedua tokoh Abussidik tak bisa lagi dipersatukan kembali menjadi Abussidik Jilid 2.

Kemungkinan Abussidik akan bubar dipertegas oleh pengakuan Soengkono Sidik yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Sumenep priode 2010-2015. Kendati sudah dipastikan tidak berlanjut, Soengkono mengklaim sebagian besar loyalis Abussidik banyak yang berpihak ke dirinya. Bahkan, diakui mantan Bappeda di era Ramdlan Siraj ini,mengaku masih melakukan komunikasi intens dengan para tim pemenangan Abussidik.

Sementara dari pihak elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumenep,menganggap Soengkono tidak loyal terhadap partai pengusungnya. Imbasnya, partai berlambang moncong putih ini menyerer sosok baru dari kalangan pengusaha muda sukses, Achmad Fauzi (AF).

Dari tangan AF inilah diharapkan membawa perubahan signifikan bagi Sumenep lebih baik kedepan. Dengan demikian, ambisi PDI Perjuangan menjadi partai terbesar di ujung timur Pulau Madura itu bukan lagi wacana yang melelahkan. Belakangan muncul wacana duet maut Achmad Fauzi disandingkan dengan petahana A.Busyro Karim dengan mengusung tagline “Koalisi Super Mantap”.

Munculnya duet baru A.Busyro Karim- Achmad Fauzi menjadi pasnagan Cabup-Cawabup Sumenep 2015 ini sempat menjadi tanda tanya besar dari banyak kalangan. Bahkan cenderung menimbulkan keraguan hebat dikalangan pemerhati tentang keseriusan duet yang melambangkan dua kekuatan partai pengusung itu, Busyro Karim dari PKB dan Achmad Fauzi dari PDI Perjuangan menggeser posisi Soengkono Sidik.

Sementara sayup-sayup dari ‘gerombolan’ pengamat, ada yang berusaha ‘menikahkan’ Achmad Fazui – Wafiqah Jamilah (mantan istri Bupati Busyro Karim) menjadi pasangan ideal dalam pertarungan Pemilukada Sumenep 2015-2020.

“Selamat dan Sukses atas lahirnya koalisi Achmada Fauzi – Wafiqah Jamilah”, demikian seorang pengamat politik memberikan iktibar tentang kemungkinan dua tokoh itu bersatu memenangkan Pilkada Desember 2015 mendatang.

Bahkan Hamsuri, salah satu tokoh Sumenep asal Pulau Sapeken memberikan pernyataan yang sama dan meragukan jika A.Busyro Karim (PKB) benar-benar dalam satu paket menggandeng Achmad Fauzi (PDIP) sebagai Cawabupnya. Sebaliknya, Hamsuri mencurigai, jika pada endingnya fakta akan berbicara lain.

“Saya malah lebih yakin jika pada endingnya, Achmad Fauzi maju sendiri menjadi Cabup. Begitu juga dengan Buya (Busyro Karim,Red) akan melirik sosok lain untuk menjadi Cawabupnya. Kita liat saja seperti apa permainannya. Ini khan catur politik sudah dimainkan”, pungkasnya.

Petikan percakapan singkat dengan Hamsuri, tokoh masyarakat kepulauan yang sudah puluhan tahun menetap dikota Sumenep ini menjadi pengantar makan siang atas kegelisahan banyak kalangan.

Lantas? Jika memang benar nantinya A. Busyro Karim mencari Cawabup lain, lantas siapakah yang akan menggantikan posisi Achmad Fauzi. Mungkinkah KH.Ilyasi Siraj, KH.Unais Ali Hisyam?

Bagaimana dengan Fauzi? Jika nantinya terbukti enggan menjadi ‘Ban Serep”nya Busyro Karim, akan dengan siapakah dia melawan rival-rivalnya? Mungkinkah dengan Dewi Khalifah atau jangan-jangan dengan mantan istri Bupati Sumenep Wafiqah Jamilah alias Nyai Mila??

Email Redaksi:maduraexposenews@gmail.com

(Bersambung)