
SUMENEP— Bau amis dugaan penyimpangan tercium kuat dari dua proyek penanganan banjir di Kabupaten Sumenep senilai total Rp1 Miliar. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi III DPRD Sumenep pada Kamis (25/9/2025), komisi yang bertugas mengawasi infrastruktur ini menemukan sederet kejanggalan mencurigakan yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan warga!
Dua proyek yang menjadi sasaran sidak adalah Normalisasi dan Rehabilitasi Tebing Sungai Anjuk (Rp550 Juta) dan Normalisasi dan Rehabilitasi Saluran Pembuang Gunggung (Rp455 Juta). Meskipun proyek ini vital untuk menyelamatkan masyarakat dari bencana banjir, kualitas pelaksanaannya justru mengundang pertanyaan besar.
Papan Nama Hilang, Bronjong ‘Abal-abal’ Dipasang!
Meski pengerjaan proyek rata-rata baru mencapai 60 persen, Komisi III sudah menemukan indikasi ketidakberesan yang sangat fatal, terutama pada proyek saluran pembuang Gunggung.
Pertama, Aksi Tutup-tutupi! Anggota dewan menemukan ketiadaan papan nama proyek di salah satu lokasi. Papan nama adalah kunci transparansi bagi publik.
“Proyek ini bukan milik pribadi! Menghilangkan papan nama sama saja menjadikan proyek publik ini ‘siluman’ yang sengaja disembunyikan dari pengawasan masyarakat. Ini aneh dan mencurigakan!” desak salah satu sumber di Komisi III.
Kedua, Banting Kualitas Berkedok Bronjong! Temuan paling pedas adalah dugaan pemotongan spesifikasi material. Dalam dokumen lelang, kawat bronjong berstandar SNI dijadikan syarat mutlak—sebuah “kuncian” untuk menjamin kekuatan tebing sungai.
Namun, realisasi di lapangan justru membuat mata anggota Komisi III terbelalak: kawat bronjong yang terpasang tidak terlihat berlabel SNI. Lebih parah lagi, kuantitas pekerjaan bronjong sangat minim, didominasi oleh pekerjaan normalisasi biasa.
“Kami melihat di lapangan justru lebih banyak pekerjaan normalisasi, sementara bronjong sangat sedikit. Ini menimbulkan pertanyaan, kenapa saat lelang persyaratan kawat bronjong ber-SNI dijadikan kuncian, tetapi realisasi tidak sesuai,” kecam Wiwid Harjo Yudanto, Sekretaris Komisi III.
Pernyataan ini jelas mengarah pada dugaan bahwa spesifikasi bahan yang mahal dan penting (bronjong SNI) telah disunat dan diganti dengan material yang lebih murah atau volume pekerjaan yang dikurangi. Jika benar, proyek ini bukan hanya boros anggaran, tetapi juga cacat kualitas dan dipastikan tidak akan mampu menahan banjir dalam jangka panjang!
Dinas PUTR Bungkam, Ada Apa dengan RAB?
Di tengah temuan kejanggalan di lapangan, Komisi III menemui kesulitan untuk mendapatkan data teknis proyek dari pihak dinas. Anggota Komisi III, Abdurrahman (PPP), secara terbuka menyoroti sikap Bidang SDA Dinas PUTR yang terkesan menutup-nutupi informasi.
“Kita sudah minta RAB (Rencana Anggaran Biaya) kedua proyek, tapi tidak diberikan. Ini aneh dan mencurigakan,” ujarnya dengan nada tinggi.
Penolakan memberikan RAB kepada lembaga pengawas resmi seperti DPRD memperkuat dugaan adanya fakta yang sengaja disembunyikan. Apa sebenarnya yang ditakuti oleh Dinas PUTR dari RAB proyek Rp1 Miliar ini?
Sidak ini, yang dilakukan pasca-rapat kerja dengan Kepala Dinas PUTR Eri Susanto, membuktikan bahwa pengawasan tidak boleh berhenti di meja rapat. Komisi III berjanji akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, segera memanggil kontraktor, dan menekan Dinas PUTR untuk membuka semua dokumen.
Masyarakat Sumenep berhak mendapatkan proyek yang berkualitas, bukan janji palsu yang membahayakan keselamatan mereka dari ancaman banjir!

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)