Sinergi Bupati Bangkalan dan Menteri Kebudayaan

Terbit: 20 Januari 2026 | 23:53 WIB

MaduraExpose.com– Kabupaten Bangkalan mempertegas posisinya sebagai pusat pelestarian peradaban di Pulau Garam. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi mendampingi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dalam seremoni peresmian Museum Budaya Madura yang berlokasi di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (22/12/2025) silam.

Kehadiran museum ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kebangkitan kesadaran kolektif untuk menjaga akar budaya Madura di tengah arus modernisasi.

Museum Sebagai Ruang Edukasi dan Promosi Budaya

Bupati Lukman Hakim menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, museum di lingkungan kampus memiliki fungsi strategis sebagai ruang pertemuan antara akademisi, praktisi budaya, dan masyarakat umum.

“Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendukung penuh keberadaan Museum Budaya Madura sebagai ruang edukasi, pelestarian, dan pengembangan budaya lokal. Ini adalah aset penting untuk menjaga, merawat, dan mempromosikan kekayaan budaya kita ke kancah yang lebih luas,” ujar Lukman Hakim di sela-sela acara.

Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan ini menambahkan bahwa budaya adalah cermin identitas yang membentuk karakter dan nilai luhur masyarakat. “Menjaga budaya adalah menjaga harga diri dan nilai-nilai warisan leluhur kita,” tegasnya.


Apresiasi Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Universitas Trunojoyo Madura yang mengintegrasikan museum ke dalam lingkungan pendidikan tinggi. Menurutnya, langkah ini merupakan terobosan strategis dalam memperkuat ekosistem kebudayaan nasional.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif pendirian Museum Budaya Madura di UTM. Kehadiran museum di kampus adalah langkah awal yang sangat penting dan berharga bagi pengembangan kebudayaan daerah. Ini bisa menjadi model bagi universitas lain di Indonesia,” ungkap Fadli Zon.

[Image Alt-Text: Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat meninjau koleksi artefak di Museum Budaya Madura UTM]

Tanggung Jawab Kolektif Masyarakat Madura

Bupati Lukman mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya pemuda di Bangkalan, untuk menjadikan museum ini sebagai destinasi rujukan dalam memahami sejarah lokal. Ia menekankan bahwa pelestarian budaya tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah atau kampus saja.

“Budaya adalah identitas kita. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama—pemerintah, akademisi, dan seluruh masyarakat Madura—untuk menjaga dan melestarikannya agar tidak lekang oleh waktu,” jelas pria nomor satu di Bangkalan tersebut.

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Maraton Hibah Jatim: KPK Gali Keterangan 13 Saksi, Dua Kades Bangkalan Hadir

Terbit: 18 April 2026 | 00:32 WIB BANGKALAN – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami struktur penyaluran dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022. Bertempat di…

Sekda Tidur Pulas di LKPJ Bupati: LIRA Bangkalan Desak Ismet Efendi Dicopot

Terbit: 11 April 2026 | 19:25 WIB BANGKALAN, MADURAEXPOSE.COM – Sebuah insiden memprihatinkan mencoreng jalannya sidang paripurna di DPRD Bangkalan. Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Ismet Efendi, tertangkap kamera di duga…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *