
MADURA EXPOSE—Kisruh antara Bupati Sumenep A.Busyro Karim dengan kalangan Wartawan Sumenep terus saja memanas. Usut punya usut, ternyata berawal dari pertemuan mantan suami Wafiqah Jamilah tersebut dengan kalangan media luar Sumenep di Surabaya. Informasi yang beredar dikalangan wartawan menyebutkan, pertemuan orang nomor satu di Kabupaten penghasil migas itu membahas seputar potensi Gililabak, Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep.
“Kami dikontak wartawan media nasional jika ada pertemuan Bupati Sumenep dengan sejumlah media nasional dan regional soal Gililabak di Surabaya. Kami tidak mempersoalkan bupati mau ketemu siapapun itu hak dia. Problemnya kenapa kami yang pertama kali meng-expose objek wisata itu, kok orang luar yang didahulukan. Harusnya putra Sumenep dong”, ujar Samaudin, salah satu wartawan kriminal Jawa Timur kepada Madura Expose, Kamis 16 April 2016.
Kuli tinta yang biasa disapa Udin ini menyesalkan sikap Bupati Sumenep yang melakukan pertemuan secara diam-diam tanpa melibatkan media lokal, yang jelas-jelas memberikan kontribusi penuh dalam promosi wisata Gililabak, jauh hari sebelum satupun media nasional menyentuhnya.
“Sikap bupati layak kita sikapi dengan serius, karena ini menyangkut kreativitas putra daerah yang dengan suka rela memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah. Tanpa kami, potensi yang tersembunyi itu tidak akan mendunia seperti sekarang ini”, imbuhnya.
Ditanya apakah berhenti melakukan publikasi, Udin menggelengkan kepala. Menurutnya, sebagai putra daerah yang lahir dan dibesarkan di Sumenep, pihaknya akan terus berkarya dengan atau tanpa dihargai pemerintah daerah.
“Kalau hanya karena tidak dihargai Bupati Busyro, terus kami berhenti menulis, menggali kekayaan alam seperti objek wisata Gililabak, saya pikir ini tidak baik. Kami akan terus bekerja dengan ikhlas seperti sebelumnya”, pungkasnya.
Sebelumnya, Bupati Sumenep A.Busyro Karim mengadakan silaturrahim dengan wartawan di Aula Diskominfo Sumenep. Sayangnya, dalam pertemuan tersebut tidak dibuka ruang tanya jawab yang bisa menyelesaikan perselisihan antara pihak wartawan dengan mantan ketua DPRD Sumenep dua priode tersebut. [trs/fer]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)