Setelah Polres, Giliran BPPT Sumenep Terancam Digugat

0
708

Madura Expose–Penurunan banner bergambar Toni, siswa SMA Sumenep yang tangannya digoreng terus berbuntut panjang. Setelah hari ini, pihak pemilik banner melapokran Darmadji, Kasi Intelkam Polres Sumenep ke Propam, siang harinya mereka menggugat pihak Polres ke Pengandilan Negeri Sumenep sebanyak Rp 1 miliar lebih.

Dan gilirannya, Kantor BPPT Sumenep yang dikomandani Abdul Madjid, mantan Kastapol PP yang terancam digugat secara hukum. Hal itu disampaikan kuasa hukum Toni Ach.Supyadi dan A.Effendy, Ketua LSM Lidik Hukum & HAM kepada Maduraexpose.com Selasa Malam (2/2/2016).

“Malam ini kami putuskan bersama tim apakah pihak BPPT akan kami gugat juga atau tidak. Dan kemungkinan besar, pihak Satpol PP juga akan kami gugat”, ujar A. Effendy, Ketua LSM Lidik Hukum & HAM kepada Madura Expose.

Sementara Ach. Supyadi, Kuasa hukum Toni mengaku tidak akan memberikan toleransi apapun,termasuk adanya upaya mediasi dengan pihak-pihak aparat yang telah melakukan pelanggaran hukum.

“Yang kami lakukan ini bukan sekedar gertak sambal Anda sudah tahu sendiri Darmadji sudah saya laporkan ke Propam Polres. Biar semuanya tahu, termasuk oknum aparat kepolisian yang telah berbuat arogan”, timpalnya.

[fer]