Satpol PP Usir PKL, Presma Unija Minta Bupati Sediakan Relokasi Strategis

Terbit: 21 Januari 2024 | 14:09 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com— Pasca terjadinya ketegangan antara Presma Unija dengan Anggota Satpol PP saat mengusir paksa PKL di Sumenep, muncul desakan agar Bupati Sumenep menertibkan bawahannya sebelum bisa menyedikan tempat relokasi yang strategis.

Peringatan keras itu disampaikan Presma Unija, Tolak Amir usai terjadinya ketegangan dengan anggota Satpol PP Sumenep yang dinilai tidak adil dan tebang pilih dalam melakukan upaya penegakan Perda.

“Pemerintah harusnya menyediakan tempat relokasi yang strategis sebagai zonasi PKL agar mudah dijangkau tanpa harus menciderai peraturan daerah yang dianggap tidak memihak pada masyarakat kecil,” kata Tolak Amir dikutip dari Madura Channel, Selasa 16 Januari 2024.

Mahasiswa asal Kecamatan Lenteng itu menambahkan, sejauh ini Pemkab Sumenep cenderung menggaungkan keberpihakannya terhdap PKL. Namun realitas dilapangan justru bertolak belakang.

“Justru yang terjadi malah sebaliknya, Pemkab terkesan setengah hati memperjuangkan hak-hak PKL,” imbuhnya.

Presma Unija juga meminta Bupati Sumenep lebih peduli terhadap nasib PKL. Dirinya juga menyinggung pasca relokasi PKL di Taman Bunga yang tidak sepenuhnya efektif.

“Sejak PKL Taman Bunga Sumenep direlokasi ke area Pasar Bangkal, justru tidak sepenuhnya efektif. Banyak pedagang kesulitan mencari tempat yang strategis, akhirnya menumpuk  Jl. Diponegoro yang menggangu trasnportasi,” tandasnya.

Ditempat yang sama, seperti dilaporkan Madura Channel,  Andy koordinator  penertiban Satpol-PP mengaku tidak punya solusi lain menghadapi maraknya PKL di sejumlah titik di Kabupaten Sumenep.

“Saya hanya menjalankan tugas yang diberikan kepada saya oleh Pak Kasat, dan ini merupakan himbauan,” ujarnya seperti dilansir Maduraexpose.com dari portal madura channel.

Sementara Achmad Laily Maulidi dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya belum memberikan  tanggapan apapun terkait persoalan PKL yang disorot Presma Unija Tolak Amir. [dbs/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *