Ide Pembentukan Relawan TBC dari Pesantren

Terbit: 26 Januari 2024 | 16:39 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com —Wakil Bupati Sumenep Nyai Dewi Khalifah alias Nyai Eva memiliki gagasan agar dibentuk Relawan TBC dari Pesantren Menuju Eliminasi 2030.

Gagasan itu sebenarnya telah digulirkan oleh Nyai Eva sejak akhir tahun lalu, karena dengan terbentuknya relawan penyakit Tuberkulosis (TBC) dari Pondok-Pesantren di Kabupaten Sumenep, dimungkinkan memberikan banyak peluang bagi insan pesantren dalam memberikan edukasi dan pemahaman secara massif kepada masyarakat tentang bahayanya penularan TBC.

Hal itu juga pernah disampaikan Wabup Sumenep saat membuka acara Diseminasi Hasil Program STPI, bertempat di Aula Rapat Wiraraja lantai 2 Pemkab Sumenep sekitar sejak pukul 09.00-12.00 WIB pada Kamis 8 Desember 2022 silam.

“Pemkab Sumenep sudah melakukan beberapa kegiatan melalui gerakan desa siaga TBC, termasuk edukasi melalui pesantren. Namun karena selama dua setengah tahun dihadapkan persoalan covid, beberapa programnya tertunda.” Imbuhnya.

Istri dari Almarhur KH Safraji Ketua MUI Sumenep ini mengingikan agar kedepannya, Pemkab Sumenep bisa memaksimalkan kembali edukasi masyarakat terkait penyebaran atau penularan penyakit TBC. Diantaranya dengan melakukan langkah-langkah persuasif untuk memberikan pemahaman tentang TBC yang intinya tetap bisa diobati.

“Masyarakat kita di Sumenep kadang masih ada yang takut atau merasa malu untuk melakukan pemeriksaan ke Puskesmas, karena berfikir akan disebut macem-macem lah tentang TBC. Maka, sangat dibutuhkan dukungan dan motivasi dari keluarga sendiri. Itulah kenapa saya juga menginginkan adanya relawan dari pesantren untuk ikut ambil bagian” pungkasnya. [Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *