BANGKALAN – Ribuan warga Bangkalan memadati halaman Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada Rabu (10/9/2025) pagi. Massa berdatangan menggunakan puluhan kendaraan bak terbuka dan mobil pribadi, dengan pengawalan mobil patroli polisi.
Aksi ini direncanakan sebagai unjuk rasa damai yang menargetkan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.
Tuntutan Massa: Kekecewaan Terhadap Janji Pembangunan
Informasi yang beredar di grup WhatsApp sejak Selasa (9/9/2025) menyebutkan bahwa aksi ini merupakan wujud ketidakpuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Bupati Bangkalan, terutama dalam bidang pembangunan. Poin-poin tuntutan utama yang diangkat oleh massa adalah:
- Kegagalan Program Pembangunan: Kebijakan pembangunan yang dijalankan oleh Bupati dinilai belum dirasakan manfaatnya oleh sebagian besar masyarakat Bangkalan.
- Janji Politik yang Tidak Terealisasi: Massa, termasuk di dalamnya tim sukses (timses) pendukung bupati, merasa kecewa karena janji-janji politik bupati terkait program pembangunan belum terealisasi.
Aksi ini dijadwalkan akan dimulai dengan mimbar bebas dan orasi di depan Kantor Pemkab Bangkalan di Jalan Soekarno Hatta, sekitar pukul 10.00 WIB.
Situasi Terkini dan Kesiapan Keamanan
Hingga pukul 10.00 WIB, massa masih berkumpul di halaman SGB dan belum bergerak menuju Kantor Pemkab Bangkalan. Kepadatan massa mencapai ribuan orang, sesuai dengan estimasi yang beredar sehari sebelumnya.
Untuk mengantisipasi dan menjaga ketertiban, aparat keamanan dari Brimob Polda Jawa Timur dan Polres Bangkalan telah disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk di depan Kantor Pemkab yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi kumpul massa.
Aksi ini menjadi sorotan publik dan media, mencerminkan adanya ketidakpuasan signifikan di kalangan warga Bangkalan terhadap kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam realisasi program pembangunan yang telah dijanjikan. Masyarakat menunggu respons dan langkah konkret dari Pemkab Bangkalan terkait tuntutan yang disampaikan. [dbs/trb/gim]


















