SUMENEP – Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Kabupaten Sumenep terus dikebut melalui Program Desa Manunggal Air Tahun 2025. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Kodim 0827/Sumenep yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam mengawal pelaksanaan pengeboran sumber air di wilayah krisis air.
Kegiatan pengeboran terbaru dilaksanakan di Dusun Billamabuk, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, yang selama ini kesulitan mendapatkan sumber air layak konsumsi.
Pengeboran Dikejar, Capai Kedalaman Kritis
Kegiatan di lapangan dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Serda Joni, bersama perangkat desa dan teknisi. Hingga hari keempat pengerjaan, Jumat (28/11/2025), progres pengeboran telah menembus kedalaman signifikan, yaitu 55 meter.
Babinsa Serda Joni menegaskan bahwa tim terus berupaya keras menemukan sumber air meskipun menghadapi tantangan teknis yang berat.
“Selama empat hari tim bekerja di lapangan, pengeboran berhasil mencapai 55 meter. Kami terus mendorong percepatan agar sumber air segera ditemukan,” ujar Serda Joni.
Kendala utama yang dihadapi di lokasi pengeboran adalah lapisan batu besar dan keras yang menyebabkan kerusakan pada mata bor. Meskipun demikian, Serda Joni memastikan bahwa perbaikan teknis dilakukan dengan cepat, dan seluruh kegiatan tetap berjalan aman dan lancar.
Target 250 Jiwa di Billamabuk
Program Desa Manunggal Air ini memiliki target kemanusiaan yang jelas: memenuhi kebutuhan air bersih bagi 50 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 250 jiwa di Dusun Billamabuk. Keberhasilan program ini akan sangat meringankan beban warga yang selama musim kemarau harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air.
Kodim 0827/Sumenep melalui Babinsa Serda Joni memastikan pendampingan akan terus dilakukan, mulai dari pengeboran hingga finishing instalasi, demi memastikan sumber air dapat segera dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.


















