Prioritas Prabowo: Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Madura Sukseskan Sekolah Rakyat dan Perangi Kemiskinan dengan Data Akurat

Terbit: 16 Oktober 2025 | 23:51 WIB

Bangkalan – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan tiga prioritas utama Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pengentasan kemiskinan, sekaligus mengajak seluruh kepala daerah di Pulau Madura untuk bergotong royong menyukseskan program Sekolah Rakyat.

 

 

Dalam acara Koordinasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dan Kesejahteraan Sosial di Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2025), Gus Ipul menekankan pentingnya berpedoman pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan program bantuan sosial (Bansos) dan intervensi kesejahteraan tepat sasaran.

 

 

“Dengan data tunggal yang sama ini, kita ingin mempertajam sasaran, lalu setelah itu kita intervensi secara bersama-sama, keroyokan,” kata Gus Ipul. Ia berharap konsolidasi data ini dapat menjadikan penurunan kemiskinan di Madura, khususnya Bangkalan, lebih signifikan.

 

 

Acara ini dihadiri oleh pimpinan daerah dan pilar-pilar sosial dari empat kabupaten di Madura—Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, dan Sampang—bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari.

 

Mandat Presiden dan Konsolidasi Data Dinamis

 

Gus Ipul menjelaskan, mandat pertama Presiden Prabowo dalam mengentaskan kemiskinan adalah konsolidasi data nasional. Mensos mengimbau semua kepala daerah untuk memiliki pemahaman yang sama terhadap DTSEN, mengingat data sosial ekonomi sangat dinamis.

 

 

“Ingat bahwa setiap hari ada yang lahir, setiap hari ada yang meninggal atau wafat, setiap hari ada yang menikah, setiap hari ada yang pindah tempat, maka itu data ini sangat dinamis sekali,” jelasnya.

 

 

Oleh karena itu, Gus Ipul mengajak semua pilar sosial dan kepala daerah membantu pemutakhiran data secara terus-menerus. Proses pemutakhiran dibuka melalui dua jalur:

 

  1. Jalur Formal: Melalui musyawarah di tingkat desa yang kemudian diteruskan ke Dinas Sosial.
  2. Jalur Partisipatif: Memungkinkan masyarakat umum ikut berpartisipasi dan mengawasi melalui aplikasi seperti Cek Bansos, di mana mereka bisa mengajukan usul atau sanggahan.

 

 

Validitas DTSEN sangat krusial, sebab Gus Ipul mengakui bahwa selama ini Bansos ditengarai banyak yang tidak tepat sasaran.

 

Sekolah Rakyat: Pendidikan Karakter Bebas Nepotisme

 

Mandat ketiga dari Presiden Prabowo, yang juga menjadi penekanan Gus Ipul, adalah perubahan paradigma dari sekadar pemberian bantuan (Bansos) menuju pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi ketergantungan.

 

 

Di Bangkalan, program pemberdayaan ini diwujudkan dengan peresmian Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 51 Bangkalan pada 30 September mendatang, yang akan mengampu siswa jenjang SD dan SMP.

 

 

Sekolah Rakyat adalah sekolah gratis dan berasrama yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem (desil 1 dan 2 DTSEN). Gus Ipul menekankan prinsip integritas dan transparansi dalam rekrutmen.

 

 

“Jangan ada sogok menyogok, jangan ada suap-menyuap, jangan ada titipan-titipan,” tegasnya, memastikan bahwa hanya anak-anak dari keluarga termiskin yang berhak mendapatkan beasiswa penuh ini.

 

 

Kurikulum Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mencakup pelatihan keterampilan dan pendidikan karakter, termasuk penguatan nilai-nilai keagamaan. Khusus di Madura, Sekolah Rakyat akan bekerja sama dengan para ulama dan pengasuh pesantren untuk mengawal pendidikan agama siswa.**

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *