
Sumenep — Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Sumenep kembali diliputi keheningan. Pada sidang lanjutan kasus ODGJ Sapudi, Rabu (14 Januari 2026), Asip Kusuma, salah satu terdakwa, membacakan langsung nota pembelaannya dengan suara datar namun sarat kegelisahan.
Asip mengaku sebagai orang awam yang tidak memahami hukum. Ia mengatakan bingung atas posisi dirinya yang kini harus menjalani proses pidana, padahal dalam peristiwa tersebut ia merasa menjadi korban pemukulan.
“Saya bingung, kenapa saya yang jelas-jelas menjadi korban pemukulan Sahwito, yang berusaha menangkis serangan demi serangan, justru ditahan dan dianggap bersalah,” ucap Asip di hadapan majelis hakim .
Asip menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat jahat untuk mencelakai Sahwito. Seluruh tindakannya, menurut Asip, semata-mata bertujuan agar Sahwito berhenti mengamuk. Ia bahkan membantah tuduhan melakukan pemukulan.
“Jika ada yang melihat tindakan saya dinilai memukul, menurut saya itu tidak benar. Saya tidak merasa melakukan pemukulan terhadap Sahwito,” katanya.
Dalam pembelaannya, Asip juga mengungkap bahwa ia mengalami luka di lengan dan betis akibat insiden tersebut. Namun, saat kejadian berlangsung, ia tidak menyadari luka-luka itu karena situasi yang begitu kacau. Luka tersebut baru diketahuinya setelah peristiwa berlalu . Lali keesokan harinya Asip minta Visum ke Puskesmas Nonggunong. Tapi hasilnya nihil.
Asip menjelaskan bahwa kehadirannya di Desa Rosong saat itu semata-mata untuk menghadiri pesta pernikahan keluarga. Namun, peristiwa tersebut membuat acara pernikahan berujung ricuh.
Tamu undangan kocar-kacir dan pesta yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi kerugian, baik secara materiel maupun imateriel bagi pihak keluarga.
Dampak penahanan juga dirasakan langsung oleh keluarganya. Asip mengaku sejak ditahan tidak lagi mampu menafkahi istri dan anak. Istrinya bahkan harus berjuang sendiri memenuhi kebutuhan keluarga, meski dalam kondisi kesehatan yang menurun akibat penyakit asam lambung.
“Sejak saya ditahan, saya merasa telah menelantarkan anak dan istri,” ujarnya lirih .
Di akhir pledoi, Asip menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Sahwito. Ia menuturkan bahwa upaya damai telah ditempuh bersama para terdakwa lainnya, bahkan dengan melibatkan tokoh masyarakat, kiai, dan kepala desa. Namun, ikhtiar musyawarah tersebut tidak mampu menghentikan perkara ini agar selesai di luar pengadilan.
“Jika perbuatan saya dinilai salah menurut hukum, saya memohon maaf. Namun jika tidak bersalah atau memenuhi alasan pembenar, mohon bebaskan saya agar saya bisa kembali kepada keluarga,” kata Asip menutup pembelaannya.
Sidang perkara ODGJ Sapudi masih akan berlanjut dengan agenda mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum atas nota pembelaan para terdakwa. (ham/tim)

![UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official] UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775108953/kpk-panggil-pengusaha-rokok-kasus-bea-cukai_jk0atq.jpg)
![Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official] Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1774736793/mahfud-md-sentil-kpk-tahanan-rumah-yaqut_kh23mn.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
