Pemkab Sumenep Ambil Langkah Proaktif Antisipasi Kekeringan

Terbit: 10 Agustus 2025 | 23:00 WIB

Sumenep, Madura Expose – Mengantisipasi dampak musim kemarau panjang yang diperkirakan akan melanda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bergerak cepat dengan menyiapkan distribusi bantuan air bersih bagi warga di wilayah-wilayah rawan kekeringan. Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Achmad Laili Maulidi, beberapa waktu mengungkapkan, pihaknya telah mendata sedikitnya 60 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Pasongsongan, Talango, Rubaru, Batuputih, dan beberapa wilayah lainnya. Daerah-daerah ini dikenal sebagai langganan kekeringan setiap kali musim kemarau tiba.

“Kami tidak ingin masyarakat mengalami kesulitan air bersih. Karena itu, sejak dini kami siapkan langkah konkret agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujar Laili.

Distribusi bantuan air bersih akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kondisi di lapangan. Prioritas utama akan diberikan kepada desa-desa yang lebih dulu mengalami penurunan debit air. Laili menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kualitas hidup masyarakat di tengah ancaman perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Selain menyalurkan bantuan, BPBD juga mengimbau warga untuk lebih bijak dalam menggunakan air dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya penyakit yang rentan muncul saat musim kemarau.

“Harapan kami, meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya air, masyarakat tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan sehat dan nyaman,” pungkas Laili.

Dengan respons cepat ini, Pemkab Sumenep menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan air dan melindungi warganya dari risiko kekeringan yang dapat mengganggu produktivitas serta kesehatan masyarakat.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *