Pemerintahan Fauzi- Eva Tanpa Oposisi, IKA PMII: Ada Rakyat Yang Masih Waras!!

Terbit: 11 Maret 2021 | 20:41 WIB

SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Banyak pihak mengaku pesimis akan ada pihal oposisi yang berani menentang ataupun kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi dan Wakilnya Dewi Khalifah.

Namun pernyataan berbeda muncul dari mantan aktivis PMII Sumenep Moh Rusydi.

Aktivis yang saat menjabat sebagai Ketua PAC IKA PMII ini justru membaca kemungkinan yang sangat besar adanya oposisi tersebut.

“Bukan tidak mungkin. Sangat mungkin. Pasti ada oposisi, kalaupun partai sudah tidak ada yang beroposisi masih ada Rakyat yang waras, yang akan melakukan kroscek dan kritik konstruktif demi Sumenep yg lebih baik,” ujar Moh Rusydi, Ketua PAC IKA PMII Kecamatan Ganding kepada Maduraexpose.com, Kamis 11 Maret 2021.

Pria asal Desa Ketawang Karay ini memastikan munculnya oposisi di pemerintahan Bupati Fauzi sudah dimulai dengan munculnya aksi demo penolakan terhadap tambang fosfat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Saya yakin pasti ada buktinya dengan sikap Fraksi yg gettol menolak Fosfat,” imbuhnya.

Disinggung persoalan apa yang perlu di prioritaskan dalam kepemimpinan Fauzi-Eva, Rusydi merincinya dengan panjang lebar.

“Pengentasan Kemiskinan wabil khusus soal Guru swasta serta guru ngaji. Selain itu sistem birokrasi yang transparan. Bupati harus punya keberanian menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai destinasi yang dikelola secara Profesional,” imbuhnya.

Rusydi mencontohkan, kawasan wisata di kawasan utara keberadaannya makin terancam punh.

“Jangan sampai kayak (Objek Wisata Pantai) Lombang yang sebentar lagi tinggal nama. Karena sepanjang Pantura sudah banyak tambak udang yang limbah dan amdalnya diduga melanggar,” tandasnya menutup keterangannya kepada Maduraexpose.com. (Ferry Arbania)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

    Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

    Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

    Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *