Partai Ketua DPRD Pamekasan Terancam Ditinggal para Kiai dan Ulama

Terbit: 5 April 2017 | 05:02 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang saat ini menjadi kendaraan Halili, Ketua DPRD Pamekasan siap-siap ditinggal oleh kalanga Ulama Madura sebagai inbas dari keputusan pusat yang tetap ngotot mendukung Ahok diputara kedua Pilkada DKI Jakarta.

Pernyataan para Ulama sepuh PPP itu terungkap saat konferensi pers sejumlah Ulama Madura, bertempat di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa 4 April 2017.

“Kami Forum Ulama PPP Jawa Timur dan sebagai warga besar NU berpegang teguh kepada keputusan Muktamar NU ke-30 di Lirboyo Kediri tentang larangan memilih pemimpin non Muslim,” demikian diungkap KH. Yahya Hamiduddin di Pamekasan.

Dijelaskan Kiai Yahya, sikap DPP PPP, baik kubu Romahurmuzy maupun kubu Romy yang melabuhkan dukungannya terhadap pasangan nomor 2 (Ahok-Djarot) pada Pilkada DKI Jakarta, dinilai telah melahirkan keputusan yang berakibat fatal karena sangat meresahkan Umat Islam. Keputusan itu juga, lanjutkan diyakini bisa menghancurkan kebesaran PPP yang selama ini dikenal dengan jargon Rumah Besar Umat Islam.

“Kalau dukungan DPP PPP kubu Romi benar-benar diberikan kepada paslon nomor urut dua, maka itu sama halnya menghianati ulama dan sesepuh pendiri PPP yang berazaskan Islam Ahlussunnah wal Jamaah,”tandasnya.

Adapun kiai yang siap keluar dari PPP itu antara lain, KH Ahmad Nawawi (mantan ketua DPC PPP Pamekasan), KH Mundir Cholil (Ketua DPC PPP Pamekasan), KH Ali Karrar Shinhaji, KH Muhammad Syamsul Arifin dan sederet tokoh berpengaruh dipartai PPP.

[m2c/dez/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *