Nitizen Sindir Pemerintahan Busyro-Fauzi Dengan Foto ‘Bangun Desa’

Terbit: 6 Mei 2016 | 11:45 WIB

MADURA EXPOSE—Porgam 99 hari kerja Bupati Sumenep A.Busyro Karim dan Wakil Bupati Achmad Fauzi dinilai banyak kalangan belum mencapai target kalau tak ingin dibilang gagal.

Pemenang Pilkada pada 9 Desember 2015 ini seolah-olah terjebak dengan slogan yang mereka buat sendiri yakni, “Nata Kota Membangun Desa” itu kerap mendapat sorotan dari banyak kalangan karena masih jauh dari harapan. Tata kota dengan PKL Taman Bunga yang masih semraut dan infrastruktur desa yang sangat memperihatinkan, termasuk ribuan warga yang bertahun-tahun belum bisa menikmati aliran listrik secara normal.

Seorang Nitizen yang juga mengaku kecewa dengan tidak maksimalnya pembangunan desa di Kabupaten Sumenep, malah mengunggah foto sejumlah warga desa yang tengah bergotong royong membersihkan jalan setapak diperkampungan penduduk. Adalah Ki Demang Kang Nur, pemilik akun facebook yang menggunggah beberapa foto yang dibubuhi sindiran pedas.

“INI LHO CONTOHNYA BANGUN DESA. SON.
Barusan dapat kiriman foto dari teman tentang : Kegitan gotong royong RT di desa Rahtawu Kec. Dawe kabupaten Kudus yg sedang memperbaiki jalan kampung di Lereng Gunung Muria,”tulis Ki Demang Kang Nur di dinding facebooknya, Jum’at 6 Mei 2016. [*/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *