Mengenal H. Suroyo: Pendidik Berjiwa Pejuang yang Mengabdi hingga Akhir Hayat

Terbit: 20 Agustus 2025 | 05:12 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com — Kepergian H. Suroyo pada Selasa, 19 Agustus 2025, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sumenep.

 

Namun, lebih dari sekadar berita duka, wafatnya beliau menjadi pengingat akan jejak pengabdian yang tak lekang oleh waktu. Ia bukan hanya dikenal sebagai politisi ulung, melainkan juga seorang pendidik sejati yang mengabdikan hidupnya untuk kemajuan pendidikan.

 

H. Suroyo memulai kariernya sebagai seorang pendidik, sebuah profesi yang terus ia jalani bahkan setelah terjun ke dunia politik. Kepeduliannya yang tinggi terhadap dunia pendidikan tak pernah luntur.

 

“Berbagi pengetahuan terhadap siswa menjadi kesenangan tersendiri bagi kami,” ungkapnya suatu waktu. Bahkan saat menjabat sebagai anggota DPRD Sumenep, ia tetap menyempatkan diri mengajar di akhir pekan di salah satu lembaga pendidikan swasta di Kecamatan Gapura.

 

Dari Guru Menjadi Wakil Rakyat

 

Kiprahnya di dunia politik bukanlah kebetulan. Berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, H. Suroyo berhasil meraih kepercayaan masyarakat dan terpilih sebagai Anggota DPRD Sumenep selama dua periode berturut-turut, yaitu 2009-2014 dan 2014-2019. Pada Pileg 2014, ia bahkan menjadi peraih suara terbanyak di partainya, Gerindra, dengan 5.095 suara.

 

 

Pria asal Kecamatan Gapura ini memiliki kedekatan emosional dengan konstituennya. Ia memahami betul bahwa tugasnya sebagai wakil rakyat tidak berhenti di gedung dewan, melainkan harus terus berjuang untuk aspirasi masyarakat.

 

Setelah dilantik kembali untuk periode 2019-2024, ia berjanji akan fokus pada isu-isu krusial, terutama di sektor pendidikan dan ekonomi. “Kami punya tanggung jawab besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya pendidikan dan juga ekonomi,” tegasnya.

 

 

H. Suroyo adalah contoh langka dari sosok yang memadukan peran sebagai pendidik dan politisi. Kehadirannya di parlemen membawa semangat perjuangan seorang guru yang peduli.

 

Kepergiannya adalah kehilangan besar, tetapi warisan semangat pengabdian dan kepeduliannya akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. [*]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sinyal Keras Legislator untuk Bupati

Terbit: 16 April 2026 | 11:23 WIB SUMENEP – Gedung parlemen Sumenep memanas. Sebanyak tujuh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep secara resmi menyampaikan Pandangan Umum (PU)…

Sekda dan Pimpinan OPD Hadiri Paripurna Prolegda 2026

Terbit: 11 April 2026 | 19:45 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Kehadiran jajaran eksekutif yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) serta pimpinan OPD dalam Rapat Paripurna DPRD Sumenep menjadi simbol harmonisasi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *