
SUMENEP, MaduraExpose.com [23 Desember 2025] – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan warga dan seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Pulau Sapudi kini menjadi pusat perhatian publik di Kabupaten Sumenep. Gelombang dukungan dari tokoh agama hingga aktivis terus mengalir bagi empat terdakwa yang dinilai hanya menjadi korban keadaan.
Kasus ini kian memanas setelah terungkapnya sejumlah kejanggalan dalam fakta persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep. Banyak pihak kini menggantungkan harapan pada integritas majelis hakim untuk memutus perkara ini dengan seadil-adilnya.
Harapan Tokoh Masyarakat dan Kiai
Dukungan moral bagi para terdakwa datang dari berbagai elemen masyarakat. H. Rasidi, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa doa bersama sering dipanjatkan agar keadilan berpihak pada mereka yang tidak bersalah.
“Semoga empat warga yang sekarang jadi terdakwa itu divonis bebas demi keadilan. Kami doakan semoga hakim PN Sumenep diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk memutus seadil-adilnya,” ujar H. Rasidi, Selasa (23/12/2025).
Senada dengan itu, sejumlah pemerhati hukum dan aktivis di Sumenep mulai menyoroti jalannya kasus ini sejak awal, terutama setelah kuasa hukum terdakwa, Marlaf Sucipto, secara konsisten memaparkan bahwa kliennya tidak melakukan penganiayaan sebagaimana yang dituduhkan.
Drama Persidangan: Kejanggalan BAP Terungkap
Sebelumnya, suasana ruang sidang pada Senin (22/12) sempat tegang saat Ketua Majelis Hakim, Jetha Tri Dharmawan, menemukan fakta mengejutkan. Seorang saksi bernama Abdul Salam mengaku di depan persidangan bahwa dirinya tidak bisa membaca atau buta huruf.
Padahal, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang disusun penyidik, tercantum keterangan kronologi yang sangat detail mengenai aksi saling pukul. Hal ini memicu pertanyaan besar bagi majelis hakim mengenai validitas dokumen administratif tersebut.
“Tak oneng, kaule tak bisa baca (Saya tidak tahu, saya tidak bisa membaca),” ujar Abdul Salam dalam bahasa Madura saat dikonfrontasi hakim mengenai BAP yang diparafnya.
Kesaksian yang Saling Bertolak Belakang
Kejanggalan tidak berhenti di situ. Sukilan, pemilik rumah tempat lokasi kejadian di Desa Rosong, Kecamatan Nonggunong, memberikan kesaksian yang konsisten. Ia menegaskan bahwa peristiwa saling pukul antara terdakwa Asip Kusuma dan Sahwito (ODGJ) tidak pernah terjadi.
Kuasa hukum terdakwa, Marlaf Sucipto, menilai fakta ini sudah cukup untuk meruntuhkan dakwaan jaksa. “Hingga hari ini, tidak ada satu pun saksi yang menerangkan adanya saling pukul. Klien kami justru adalah korban dari amukan Sahwito di lokasi kejadian,” tegas Marlaf.
Marlaf juga menyoroti keanehan hukum di mana laporan kliennya terhadap Sahwito justru dihentikan (SP3) oleh kepolisian, sementara kliennya tetap diproses hingga ke meja hijau.
Agenda Sidang Lanjutan
Setelah rangkaian pemeriksaan saksi rampung, mata publik kini tertuju pada agenda krusial yang dijadwalkan pada Rabu, 24 Desember 2025. Sidang lanjutan tersebut akan berfokus pada pemeriksaan empat orang terdakwa untuk mendengarkan keterangan mereka secara langsung di hadapan majelis hakim.
Masyarakat berharap, persidangan besok menjadi titik terang bagi tegaknya keadilan di Bumi Sumenep.
[Tim/Red]

![UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official] UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775108953/kpk-panggil-pengusaha-rokok-kasus-bea-cukai_jk0atq.jpg)
![Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official] Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1774736793/mahfud-md-sentil-kpk-tahanan-rumah-yaqut_kh23mn.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)