
MADURAEXPOSE.COM—Mengaku kecewa dengan kinerja anggota DPRD Sumenep, membuat puluhan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Ektra Parlemen (GEMPAR) terpaksa turun jalan menggelar asksi unjuk rasa ke gedung wakil rakyat di Jl.Trunojoyo, Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (29/12/2016).
“Kami evaluasi kinerja anggota DPRD Sumenep sepanjang tahun 2016 ini tidak serius. Janjinya akan menyelesaikan 22 Raperda, tapi nyatanya hanya menghasilkan 10 Perda,”ujar Mahfud Amien, Korlap Aksi GEMPAR dalam orasinya.
Mahfud menuding, kinerja DPRD tidak serius karena hasil kinerja anggota dewan dalam menyelesaikan tugasnya tidak berbanding lurus dengan banyaknya anggaran yg dikeluarkan untuk kunker keluar daerah.

“Kami sangat kecewa dengan kinerja wakil rakyat kita yang hanya terkesan jalan jalan untuk menghabiskan anggaran tapi tidak serius melaksanakan tupoksinya sebagai anggota dewan,” pungkasnya.
Pantauan Madura Expose, usai melakukan orasi akhirnya,para pendemo ditemui oleh ketua DPRD Sumenep Herman Dalikusuma. Politisi asal Kecamatan Talango tersebut mengapresiasi gerakan aktivis mahasiswa dan berajanji untuk disampaikan melalui rapat internal pimpinan dewan. [Bkr/Ferry]





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)