MADURAEXPOSE.COM– Sejak beberapa hari terakhir, pelayanan PLN di Kecamatan Sapudi, Sumenep dikeluhkan warga setempat karena pelayanannya sering terjadi pemadaman secara sepihak pada tengah malam.
Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan pelanggan PLN di Sapudi, karena pemadaman listrik yang sering dilakukan itu membuat warga kelimpungan untuk mencari penerangan alternatif.
Beberapa warga yang mengaku sudah menanyakan langsung kepihak PLN, justru beralasan solar yang terbatas. Salah satu penyebab yang dikemukakan pihak PLN,versi warga karena pengiriman solar ke Sapudi terkendala cuaca ekstrim.
“Padahal cuaca tidak terus-terusan ekstrim. Pada saat cuaca normal, pemadaman juga sering dilakukan tengah malam. Jadi, intinya kami sangat kecewa dengan pelayanan PLN yang bertanggung jawab untuk penerangan di Sapudi,” ujar Jamal Riady, salah satu tokoh Pemuda Sapudi, saat berbincang dengan Maduraexpose.com, Jum’at (06/01/2017).
Pihaknya meminta pihak PLN Sumenep agar lebih profesional dalam memberikan pelayanan listri di Kepulauan. Pihaknya menambahkan, kalau pada tengah malam alira listrik dimatikan, pihaknya khawatir hal tersebut akan berdampak pada terancamnya kemanan.
“Kalau kondisi di kepulauan Sapudi tiap malam mati lampu, saya khawatir hal itu akan berdampak terjadinya tindakan kriminalitas yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya.
Pria yang kerap dipanggil Riri itu menambahkan, akibat sering layanan PLN yang normal, masyarakat Sapudi kerap mengeluhkan pihak PLN Sumenep yang dinilai tidak profesional dalam memberikan pelayanan.
“Operasional listrik di Sapudi tidak normal mulai hari Senin sampai Kamis kemarin. Jam 1 dini hari sudah dimatikan dengan alasan solar terbatas yang disebabkan cuaca ekstrim. Kami benar-benar kecewa dengan pelayanan pihak PLN Sumenep,” pungkasnya.
Sementara Slamet, penanggung jawab PLN Sumenep saat dihubungi Reporter Agus melalui telpon genggamnya tidak merespon meski terdengar nada sambung. [ags/fer]








