
SUMENEP – Setelah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan Nota Keuangan Rancangan APBD 2026, kini giliran tujuh fraksi di DPRD Sumenep menyuarakan pandangan umumnya.
Namun, di tengah harapan normatif akan lahirnya APBD yang “demokratis, egaliter, dan berkeadilan sosial,” muncul pertanyaan kritis: Apakah pandangan umum fraksi-fraksi ini benar-benar akan menjadi instrumen pengawasan yang tajam atau hanya rutinitas politik pemanis menjelang pengesahan?
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD H. Zainal Arifin pada Rabu (8/10/2025) menjadi panggung bagi Fraksi PDI-P, PKB, Demokrat, PPP, PAN, Nasdem, dan Gerindra PKS untuk menyampaikan kritiknya.
Zainal berharap PU fraksi “dapat memberikan beragam perspektif dan pertimbangan-pertimbangan yang berguna, sebagai masukan positif dan konstruktif.”
Ketegangan Dialektika: Antara Anggaran dan Realita Rakyat
Di balik harapan mulia Ketua DPRD, publik menanti terobosan substantif dari para wakil rakyat. APBD 2026 disusun di tengah berbagai tantangan mendesak di Sumenep, mulai dari isu infrastruktur dasar yang timpang, penyerapan anggaran yang lambat, hingga potensi korupsi dana daerah—terutama setelah kasus-kasus yang menjadi sorotan nasional.
Justru di sinilah letak ketegangan dialektika politiknya. Pandangan Umum (PU) bukan hanya formalitas, melainkan kesempatan terakhir fraksi untuk:
- Mengkritik Postur Anggaran: Apakah pos-pos belanja publik, seperti kesehatan dan pendidikan, sudah proporsional? Atau justru anggaran habis tersedot untuk belanja rutin dan proyek-proyek mercusuar yang minim dampak langsung ke masyarakat?
- Menagih Janji Kinerja: Fraksi harus menagih capaian dan kegagalan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di tahun sebelumnya. Jika serapan anggaran lambat atau program tidak tepat sasaran, mengapa alokasi di APBD 2026 tidak dipangkas atau dialihkan?
- Mempertanyakan Sumber Pendapatan: Di tengah tekanan ekonomi, apakah target Pendapatan Asli Daerah (PAD) realistis dan tidak membebani rakyat dengan retribusi yang mencekik?
Jika ketujuh fraksi hanya memberikan pujian atau kritik yang bersifat umum, tanpa menunjuk secara spesifik mata anggaran yang harus diubah atau dipangkas, maka cita-cita APBD berkeadilan sosial akan tinggal slogan semata.
Agitasi untuk Transparansi: Jangan Biarkan Anggaran Disahkan Diam-Diam!
Kehadiran Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, Plt. Sekda, pimpinan OPD, hingga Forkopimda dalam rapat paripurna menunjukkan betapa pentingnya momen ini. Namun, keramaian seremoni ini harus diikuti dengan keterbukaan yang maksimal.
Pandangan Umum fraksi harus disiarkan secara terbuka dan detail kepada publik.
- Penting! Masyarakat Sumenep berhak tahu, apakah Fraksi PKB dan PDI-P sebagai partai pendukung pemerintah vokal dalam mengkritik, atau justru melunak demi stabilitas politik?
- Apakah Fraksi oposisi seperti Demokrat, Gerindra, atau PKS, menggunakan momen ini untuk menyerang pos-pos anggaran yang rawan markup atau penyimpangan?
- Apa sikap Fraksi PAN dan Nasdem terhadap alokasi dana untuk desa-desa terpencil dan kepulauan?
Jika pandangan umum hanya menjadi dokumen internal yang diserahkan juru bicara dan tidak diikuti dengan perdebatan sengit, maka proses legislasi APBD akan dicurigai sebagai transaksi politik senyap.
DPRD Sumenep dan seluruh fraksi harus membuktikan bahwa mereka bukan ‘macan kertas’ politik. Saatnya pandangan umum fraksi menjelma menjadi cambuk pengawasan yang nyata, memaksa Nota Keuangan Bupati dirombak total demi menjamin setiap rupiah APBD 2026 benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat, bukan kepentingan segelintir elite. Rakyat Sumenep menuntut APBD yang berpihak, bukan APBD yang sarat basa-basi politik.Â
[dbs/gim]

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)