
SUMENEP – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumenep melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi internal dan mematangkan program kerja lima tahun ke depan. Kegiatan yang digelar di Ballroom Kedai HK ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPD dan anggota legislatif PKS Sumenep, menegaskan komitmen partai dalam menghadapi dinamika politik lokal.
Rakerda ini menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja sebelumnya dan perumusan strategi yang lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada isu-isu sosial, ekonomi, serta politik di tengah masyarakat.
Soliditas Kader sebagai Fondasi Politik Berkeadilan
Ketua DPD PKS Sumenep, Rimbun Hidayat, dalam sambutannya menekankan bahwa soliditas struktur dan kesatuan gerak seluruh kader merupakan fondasi utama keberhasilan perjuangan partai. Kekuatan PKS, menurutnya, terletak pada militansi kader yang dibangun secara berjenjang dan komitmen terhadap politik pelayanan publik.
“Rakerda ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum strategis untuk menyamakan visi, memperkuat militansi kader, dan memastikan setiap program kerja yang dirancang benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” tegas Rimbun.
PKS Sumenep berkomitmen mengarahkan seluruh program kerjanya pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan, dan advokasi persoalan publik di tingkat lokal. Seluruh struktur partai dituntut bekerja secara sinergis dan terukur demi optimalisasi implementasi keputusan Rakerda.
Jantung Organisasi: Kaderisasi dan Amanat DPW Jawa Timur
Selain program kerja, Rakerda memberikan perhatian serius pada aspek kaderisasi dan penguatan sumber daya manusia partai, yang dianggap sebagai jantung organisasi. Peningkatan kualitas kader dinilai vital, baik dari sisi ideologis, kapasitas kepemimpinan, maupun kemampuan pengabdian.
Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur, Dr. Achmad Junaidi, LC, MA, dalam arahannya, meminta DPD PKS Sumenep mampu menerjemahkan hasil-hasil Musyawarah Nasional (Munas) DPP PKS ke dalam program kerja yang konkret dan relevan dengan kondisi daerah.
“Soliditas kader dan konsistensi dalam melayani masyarakat merupakan amanat partai yang harus dijalankan secara bersama-sama. Rakerda ini harus melahirkan keputusan yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui Rakerda ini, PKS Sumenep menegaskan kembali komitmen untuk mengedepankan politik yang bersih, beretika, dan berkeadilan sosial, menjadikan kepentingan rakyat sebagai orientasi utama dalam setiap langkah perjuangannya.



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)