
MADURAEXPOSE.COM | JAKARTA – Dunia sedang berada di ambang disrupsi energi yang mengerikan. Eskalasi konflik bersenjata antara poros Amerika Serikat-Israel melawan Iran telah memicu efek domino yang melumpuhkan distribusi minyak global. Penutupan Selat Hormuz—nadi utama energi dunia—kini bukan lagi sekadar prediksi, melainkan “kiamat” nyata yang mulai merontokkan sektor transportasi di kawasan regional.
Negara Tetangga RI Mulai ‘Gelap’
Laporan mengejutkan datang dari Kamboja. Akibat ketergantungan tinggi pada impor, sekitar sepertiga dari total 6.300 SPBU di negara tersebut terpaksa tutup total pekan lalu. Menteri Energi Kamboja, Keo Rottanak, mengonfirmasi bahwa ketidakpastian dampak konflik telah memutus pasokan dari Vietnam dan China.
Baca Juga: Anatomi Krisis: Ketika Premi ‘War Risk’ Melumpuhkan Selat Hormuz
Kondisi ini menciptakan kepanikan massal. Kelangkaan bahan bakar di tingkat regional menjadi sinyal bahwa ketahanan energi sebuah bangsa tidak bisa lagi dianggap remeh. Tanpa kilang domestik yang mumpuni, negara-negara tetangga RI kini harus berjuang keras mencari celah impor dari Singapura dan Malaysia demi menyambung napas ekonomi mereka.
Nalar Indonesia: Antara Optimisme Purbaya dan Realitas Fiskal
Namun, di tengah “horor” penutupan SPBU tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan perspektif yang kontratif. Secara administratif, pemerintah menilai proyeksi harga minyak dunia yang disebut akan menembus US$200 per barel adalah narasi yang tidak realistis.
“Saya bertaruh, harga minyak akan menyentuh level US$150 per barel, lalu jatuh,” tegas Purbaya usai rapat terbatas bersama Presiden. Menurutnya, harga yang terlalu tinggi justru akan memicu kehancuran permintaan (Demand Destruction) dan resesi global, yang pada akhirnya akan mengoreksi harga kembali ke level fundamental.
Simak Juga: Nalar Krisis: Ketahanan Energi Nasional di Tengah Prahara Selat Hormuz
APBN Sebagai Benteng Terakhir
Meskipun volume kendaraan di jalur mudik mulai meningkat menjelang Lebaran 2026, Indonesia masih memiliki Fiscal Buffer melalui instrumen APBN untuk meredam guncangan harga minyak. Langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga harga energi tetap terkendali adalah kunci agar “Kiamat SPBU” yang terjadi di Kamboja tidak merembet ke tanah air.
Namun, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Sinergi antara TNI, Polri, dan otoritas energi nasional sangat krusial untuk memastikan bahwa jalur nadi distribusi bensin di jalur utama tetap aman dari gangguan keamanan maupun kelangkaan pasokan akibat geopolitik yang memanas. [dbs/red]



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)