Tim Relokasi PKL dan Komisi II DPRD tinjau area pasar Bangkal, Kec.Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur. (Dok.Maduraexpose.com)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE– Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma bersama anggota Komisi II DPRD mendampingi Kepala Disperindag Syaiful Bahri menengok lokasi pasar Bangkal, yang akan dijadikan tempat relokasi baru bagi ratusan PKL Taman Bunga dan sejumlah pedagang lainnya yang tersebar di sejumlah titik di Kota paling timur di Pulau Madura tersebut, Selasa (16/08/2016).

Syaiful Bahri, Kepala Disperindag yang ditunjuk sebagai ketua Tim Relokasi PKL menyampaikan rencana pemindahan tersebut ke area lapangan giling sisi utara yang masuk dalam area pasar Bangkal, Kecamatan Kota. Rencananya, tempat itu akan dijadikan tempat permanen bagi para ratusan pedagang.

“Tidak ada opsi-opsi, Pemerintah Kabupaten tetap tempatnya (relokasi PKL) di area lapangan kerap dan sepanjang jalan Agus Salim,” ujar Syaiful Bahri, Kepala Disperindag Sumenep, saat meninjau lokasi di Area Pasar Bangkal, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Untuk relokasi PKL tersebut, pihaknya menganggarkan sekitar Rp 2 miliar lebih untuk membangun fasilitas umum (fasum) seperti toilet, pavingisasi, drainase dan keperluan lainnya. Namun dana tersebut, dilanjutkan Syaiful dinilai tidak cukup.

“Untuk keperluan fasum, termasuk pengadaan air, idealnya diperlukan dana sekitar Rp 5 miliar,” pungkasnya.

Sementara Nurus Salam, salah satu anggota Komisi II DPRD Sumenep mengatakan, rencana pemerintah daerah yang hendak memindahkan ratusan PKL ke kawasan Bangkal-lapangan giling perlu koordinasi dengan semua pihak agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

“Beberapa waktu lalu saya sudah meminta Kepala Disperindag, saat rapat di Komisi II agar melibatkan semua pihak untuk diajak bicara. Intinya, sebelum mewujudkan kebijakan baru, sebaiknya libatkan semua pihak untuk berembuk agar tidak terjadi masalah,” ujar saat meninjau beberapa lokasi di area Pasar Bangkal, Selasa.

HotNews:  Babinsa Koramil Saronggi, Ajak Warga Binaan Peduli Kebersihan Lingkungan

Politisi yang biasa dipanggil Oyuk ini menambahkan, dalam waktu dekat, pihaknya bersama kalangan legislatif dan tim relokasi bentukan Pemkab akan duduk bersama membahas rencana relokasi PKL tersebut.

“Agar tidak terlalu molor, kami minta anggaran (untuk relokasi,Red.) ini bisa mendahului PAK,” pungkasnya. [Ferry]