
Sumenep(MaduraExpose.com)– Kegiatan Pembinaan Netralitas TNI menjelang pelaksanaan Pemilu ataupun Pemilukada digelar pada Jum’at, 23/3/2018 bertempat di Aula Makodim 0827 Jln. Kesatrian Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.
Pelaksanaan kegiatan Pembinaan Netralitas TNI Triwulan 1 Kodim 0827 Sumenep TA. 2018 yang dihadiri oleh seluruh Prajurit, Komandan Koramil Jajaran vKodim 0827 Sumenep beserta warga masyarakat dengan mengambil tema “Melalui Pembinaan Netralitas TNI Dalam Pemilu atau Pemilukada, Kita Wujudkan Prajurit Yang Profesional, Tidak Berpolitik Praktis, Netral Dan Tidak Berpihak Demi Suksesnya Penyelenggaraan Pemilu Atau Pemilukada Di Seluruh Wilayah NKRI”.
Dalam penyampaiannnya Komandan Kodim 0827 melalui Kapten Inf. Suratman yang intinya memperingatkan kepada seluruh anggotanya untuk netral di Pilkada Serentak Tahun 2018. Prajurit TNI tidak boleh mendukung pasangan calon dengan cara memobilisasi massa, berada di TPS ataupun menggunakan fasilitas militer untuk kepentingan salah satu pasangan calon (Paslon).
“Untuk Netralitas itu harga mati bagi TNI. Aturan mengenai netralitas sudah dijelaskan, acuan yang harus dilaksanakan prajurit di dalam menghadapi pilkada,” ujar Kapten Suratman.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kapten Arm. Muasari selaku Pasipersdim 0827 Sumenep, beliau mengatakan jika ada prajurit yang melanggar, Kodim tidak segan untuk memberikan sanksi. Apalagi Panglima TNI sudah dengan tegas mengatakan prajurit harus netral.
“Sanksinya berat, karena dalam perundang-undangan di Indonesia sudah menegaskan bahwa TNI dilarang untuk berpolitik. Jadi kalau ada oknum TNI dalam hal ini Babinsa yang tidak netral akan diberikan sanksi terutama sanksi administrasi dan itu sudah berat karena menyangkut karier dan penugasan,” terang Pasipers.
Apabila masyarakat masih menemukan ada Babinsa yang tidak netral, bisa langsung melaporkan ke Bawaslu. Selanjutnya, laporan akan diteruskan kepada satuan yang bersangkutan dalam hal ini Kodim 0827 Sumenep.
“tutupnya”.

(sur/fer)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)