
Sumenep(MaduraExpose.com)- – Perawatan tanaman padi Unggul sebenarnya tidaklah sulit, karena padi memang tanaman yang akan tumbuh walaupun tidak ditunggui karena padi termasuk jenis rumpun yang bisa tumbuh bebas. “Merawat tanaman padi dibagi dalam tiga periode perawatan yaitu periode benih atau pertumbuhan, periode perkembangan dan periode pembuahan”, jelas Serda A. Riyanto.
Anggota Ramil 0827/11 Pasongsongan selalu aktif dilapangan, yang mana pada kali ini yang ia bantu tahap perawatan tanaman padi milik warga binaan yaitu Bapak Hamdan yang berlokasi lahan persawahannya di Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur, Kamis (22/3/2018).
Ditengah pematang sawa disampaikan oleh Serda A. Riyanto Babinsa Ramil 11/Pasongsongan kepada Pak Hamdan bahwa perawatan tahapan pra panen atau sebelum panen adalah kesempatan terakhir untuk mendapatkan hasil maksimal. Pada masa ini sudah mulai ditemukan serangga yang mengganggu, jadi untuk perawatan pada tahap ini bisa dilakukan diantaranya disarankan untuk menggunakan semprot alami tembakau atau kecubung dan lain lain untuk mengusir tikus, wereng, belalang.
Selanjutnya bisa memberikan semprot buah untuk meningkatkan hasil buah. Dan pastinya gunakan Pupuk Organik cair buatan sendiri saja. “Tunggulah padi menguning. Jika anda adalah petani organik jangan pernah menunggu daun menguning karena daun menguning jika sudah akan mati dan itu akan membutuhkan waktu yang sangat lama karena padi organik hanya padinya saja yang menguning”, imbuhnya.
Komandan Koramil 0827/11 Pasongsongan Kapten Inf. Sarkun mengatakan, bahwa proses pemeliharaan serta perawatan tanaman padi menjelang panen ini memang harus super extra, dan harus memperhatikan faktor-faktor yang menyebabkan adanya gangguan hama yang dapat mempengaruhi hasil panen, sehingga dengan adanya pemeliharaan serta perawatan yang maksimal harapan Hanpangan dan untuk mensejahterakan para petani dapat terwujud. “pungkas Danramil”.
(sur/fer)



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
