
SUMENEP, MaduraExpose.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Sumenep (U-PGRI Sumenep) Kelompok 32 berhasil mengimplementasikan program kerja dengan pendekatan interdisipliner di SDN Bunpenang III, Kecamatan Dungkek.
Kegiatan ini berfokus pada transformasi lingkungan belajar melalui dekorasi ruang kelas yang estetik dan pengembangan media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pedagogi dan efektivitas proses pembelajaran.
Kolaborasi strategis ini disambut baik oleh Kepala SDN Bunpenang III, Ramli. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang dianggap sebagai katalisator dalam menciptakan atmosfer akademis yang lebih kondusif.
“Kami menyambut baik kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN ini. Suasana kelas menjadi lebih nyaman dan menarik, sementara media pembelajaran yang dihasilkan akan memudahkan guru sekaligus menambah semangat belajar siswa,” ujarnya.
Senada dengan Ramli, guru SDN Bunpenang III Qinan Tha turut merasakan dampak positif dari program ini. “Anak-anak terlihat lebih antusias mengikuti pembelajaran karena media yang digunakan lebih variatif dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Kegiatan ini sangat membantu tugas guru di kelas,” tuturnya, menyoroti relevansi metode pembelajaran yang diterapkan oleh mahasiswa.
Ketua Kelompok KKN 32, Rizal, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat. “Kami ingin memberikan kontribusi nyata kepada sekolah dan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.
Ia berharap, inovasi media pembelajaran dan penataan ruang kelas ini dapat berkelanjutan, menjadi warisan akademis yang terus bermanfaat pasca-program KKN berakhir.
Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam akselerasi peningkatan mutu pendidikan di Desa Bunpenang.
Kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pendidikan dasar ini diharapkan menjadi model keberhasilan dalam upaya kolektif memajukan kualitas sumber daya manusia sejak dini. [kab/gim/dbs/*]



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)