
BANGKALAN, Madura – Kisah pahit soal uang muka umrah yang tak kunjung kembali berujung pada drama pemukulan seorang kiai di Bangkalan. Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, kembali menjadi panggung sidang lanjutan kasus penganiayaan terhadap kiai berinisial AM. Sidang ketiga pada Kamis, 24 Juli 2025, ini menghadirkan terdakwa H di ruang sidang utama, dengan pengakuan bersalah yang dibalut permintaan keringanan pasal.
Pukul Kiai karena DP Umrah Tak Tuntas Dikembalikan
Moh Lu’ay Khoironi, kuasa hukum terdakwa, menjelaskan akar masalah yang memicu pemukulan ini. Kliennya, H, tak bisa menahan kekecewaan terhadap AM yang dinilai ingkar janji. H merasa ditipu soal pengembalian uang muka (DP) biaya umrah yang tak kunjung lunas.
“H ini menyadari kesalahannya karena memukul AM berulang kali, karena uang Rp5 juta yang janji dikembalikan hanya diberikan Rp1,5 juta. Padahal sudah setahun menunggu,” ungkap Khoironi.
Sebelum insiden pemukulan, H dan ibunya telah menyetorkan DP sebesar Rp25 juta kepada AM untuk perjalanan umrah. Saat itu, biaya umrah per orang berkisar Rp35 juta. Namun, kenaikan biaya yang drastis hingga mencapai Rp55 juta membuat keluarga H memutuskan membatalkan keberangkatan dan meminta pengembalian dananya.
AM diketahui telah mengembalikan Rp20 juta dari total Rp25 juta. Namun, sisa Rp5 juta dijanjikan akan dikembalikan setahun kemudian. Janji yang tak ditepati inilah yang memicu amarah H hingga berujung pada pemukulan.
Perdebatan Pasal: Penganiayaan Berat atau Ringan?
Dalam persidangan, Khoironi menyoroti dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menggunakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Menurutnya, pasal ini dinilai kurang tepat. Ia berargumen bahwa seharusnya yang dikenakan adalah Pasal 352 KUHP yang mengatur penganiayaan ringan.
Alasannya cukup sederhana: korban, kiai AM, masih bisa beraktivitas normal setelah kejadian. “Kalau bisa melapor ke polres langsung, berarti pasal yang digunakan harusnya pasal 352 KUHP,” tegas Khoironi. Tercatat, pemukulan terjadi pukul 12.30 WIB, namun korban baru melapor ke polres sekitar pukul 15.30 WIB, mengindikasikan bahwa luka yang diderita tidak fatal.
Meskipun demikian, H tetap mengakui kesalahannya atas pemukulan tersebut. Pihak terdakwa kini berharap putusan sela hakim pada pekan depan dapat mempertimbangkan mediasi dengan pihak korban, membuka peluang penyelesaian di luar jalur hukum pidana berat.
Namun, harapan mediasi ini langsung ditepis oleh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bangkalan, Hendrik Murbawa. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan tanggapan atas eksepsi dari kuasa hukum terdakwa, dan saat ini semua pihak tinggal menunggu putusan sela dari majelis hakim. “Untuk mediasi itu tidak ada, nanti kita tunggu putusan sela majelis hakim seperti apa,” pungkasnya singkat.
Kini, nasib H berada di tangan majelis hakim. Apakah permohonan mediasi akan didengar? Atau akankah ia tetap dijerat pasal penganiayaan berat, terlepas dari alasan kekecewaannya soal uang muka umrah? Putusan sela pekan depan akan menjadi kunci. [kma/gmn/fer]

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)