Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE—Gara-gara didemo puluhan aktivis dan perwakilan masyarakat Sumenep, wartawan Sumenep jadi sasaran teror SMS yang dikirim seseorang seseorang yang mengaku suami Kepala kantor layanan BPJS Sumenep. Diduga kuat SMS tersebut hendak dikirim pemilik nomer ke salah satu korlap aksi pengunjuk rasa.

“Tlng pak klo demo lg jng anarkis, trms (sy suami bu endang)”, demikian sms dari pemilik nomor 0852XXXXXX005 yang dikirim ke salah satu wartawan Sumenep sekitar pukul 12.22 WIB, Senin 25 April 2016.

Sementara pemilik nomor HP yang mengaku suami Endang dihubungi melalui telpon genggam tidak merespon, meski terdengar nada sambung.

Untuk diketahui, sekelompok perwakila masyarakat mendatangi Kantor BPJS mempertanyakan kejelasan dana BPJS sebesar Rp 5 miliar yang diduga tidak jelas peruntukannya. Massa juga menuding pihak BPJS telah membodohi masyarakat. Itu terbukti saat warga telat mengurus administrasi harus bayar.

”Tolong jangan bodohi masyarakat, biar kami tidak tambah bodoh,” teriak Edi perwakilan masyarakat.
Sementara Endang Wahyuni, Kepala kantor layanan BPJS Sumenep berdalih tidak megambil keuntungan apapun dari masyarakat. [Im/fer]

HotNews:  Komsos Babinsa Koramil Bluto Mempererat Silaturrahim Dengan Warga