Kantor Pemkab Sumenep/Madura Expose

MADURA EXPOSE—Pembagia iklan Humas Pemkab Sumenep yang dinilai serampangan mendapat reaksi keras dari para pelaku media yang tiap hari menjalankan tugas jurnalistik di Kota Sumekar ini.

Kalangan wartawan malah menantang Kabag Humas Pemkab Sumenep untuk mengumumkan daftar media yang tiap bulan mendapat jatah iklan, berikut besaran nominalnya agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

“Kalau memang di Humas Pemkab tidak ada kebusukan, silahkan buka daftarnya. Berapa media yang mendapat jatah iklan. Terus tiap iklan nilainya berapa?, tantang Roni, salah satu wartawan media online yang tergabung dalam Kaukus Labang Mesem (KLM), Rabu Malam 18 Mei.

Roni juga menyesalkan bagian Humas Pemkab yang tidak serius melakukan pendataan terhadap media online di Sumenep.
“Kabag Humas itu tidak serius menjalankan tugas kehumasan. Buktinya, kemarin waktu kami luruk kekantornya, dia minta kami mendata semua media online. Harusya Kabag Humas yang menginventarisir, karena itu memang tugasnya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sumenep, saat dikofirmasi wartawan terkait pemberian iklan yang dilakukan serampangan, akan melakukan rasionalisasi.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Parlemen akan melakukan rasionalisasi dalam perhitungan angaran nanti sebelum APBD perubahan digelar,” tegas Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath pada Rabu 18 Mei 2016.[fer]