Scroll untuk baca artikel
KOLOM

Jokowi Layak Dihentikan Karena Meresahkan Rakyat Dengan Tudingan Makar

Avatar photo
36
×

Jokowi Layak Dihentikan Karena Meresahkan Rakyat Dengan Tudingan Makar

Sebarkan artikel ini
Jokowi/Net

KITA sebagai rakyat pemilik Republik Indonesia jangan sampai diturunkan derajatnya oleh rezim Jokowi menjadi alas kaki.

Negara ini adalah organisasi milik rakyat dan bangsa Indonesia, bukan milik kongsi kekuasaan Jokowi, parpol-parpol dan konglomerat.

Jadi wajar-wajar saja, jika rakyat merasakan, presidennya tidak mampu urus negara, melanggar konstitusi ditambah lagi menangkap-nangkap tokoh, aktivis dan ulama dengan tuduhan makar yang kedua. Setelah penangkapan tokoh-tokoh pada Aksis 212, baru saja pada Aksi 313, Jokowi kembali menuduh makar aktivis dan ulama.

Jokowi layak diturunkan. Ini bentuk aspirasi yang konstitusional.

Saat ini kita seperti dihalusinasi bahwa rezim Jokowi adalah penguasa yang kuat.

Saya nyatakan tidak kuat. Kita lihat masa kekuasaan Jokowi selama dua tahun lebih ini sudah ngos-ngosan. Kalo Jokowi kuat tentu kekuasaannya stabil dan mampu memberikan rakyat kesejahteraan, kemakmuran dan juga tegaknya keadilan. Dan sudah pasti Jokowi mampu mengembalikan hak-hak rakyat yang dikuasai asing dan taipan.

Saat ini Jokowi banyak membiarkan masalah-masalah kehidupan rakyat yang sebetulnya mudah diselesaikan, karena dia punya otoritas. Tapi justru Jokowi berpihak pada para pemodal dan konglomerat perampok.

Masalah tuntutan petani Kendeng yang minta dibatalkan izin pabrik semen, Jokowi terlihat lebih berpihak pada kepentingan modal. Padahal di balik pendirian pabrik Semen Indonesia ini, ada kepentingan taipan di belakangnya.

Jokowi juga tidak mampu berbuat apa-apa ketika tanah seluas 140 juta hektar (72 persen dari luas daratan Indonesia) dikuasai asing dan taipan.

------------------------