SUMENEP, MaduraExpose.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menunjukkan respons tanggap darurat yang luar biasa cepat pasca-gempa bumi berkekuatan magnitudo mengguncang wilayah setempat pada Selasa malam () pukul WIB. Kunci dari kecepatan penanganan ini terletak pada instruksi langsung dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Dalam waktu kurang dari jam sejak guncangan, Bupati Fauzi langsung mengumpulkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Rabu pagi () di Kantor Bupati. Hasil dari koordinasi tersebut adalah perintah jelas: seluruh jajaran harus segera turun ke lokasi terdampak, bersama TNI dan Polri, untuk membantu masyarakat.
Dua Tim Bergerak ke Pulau Terpencil
Fokus utama penanganan adalah wilayah kepulauan, khususnya Pulau Sapudi dan Kecamatan Talango, yang dilaporkan mengalami dampak paling parah. Bupati Fauzi menegaskan bahwa bantuan tidak boleh tertunda karena faktor geografis.
“Hari ini, tim turun ke lapangan, khususnya di Kecamatan Talango, untuk memantau kondisi akibat gempa dan memberikan bantuan awal kepada korban,” ujar Bupati seusai Rapat Koordinasi.
Untuk memastikan penanganan optimal, Pemkab bahkan memberangkatkan dua gelombang tim ke Pulau Sapudi. Rombongan pertama sudah berangkat pada Rabu (), diikuti tim kedua yang dijadwalkan menyusul pada Kamis (). Langkah ini menunjukkan keseriusan Bupati dalam memastikan setiap titik terdampak terjangkau.
Bantuan Awal yang Menyeluruh
Bupati Fauzi menekankan bahwa tim yang dikirim bukan hanya sekadar memantau atau mendata, tetapi membawa bantuan awal yang sangat dibutuhkan para korban yang rumahnya rusak.
“Kami melalui tim tidak hanya sebatas memantau melainkan memberikan bantuan awal seperti lauk pauk, makanan siap saji, makanan tambahan gizi, terpal, selimut, dan peralatan mandi lainnya,” terangnya.
Penyaluran bantuan logistik yang komprehensif ini bertujuan untuk meredakan kesulitan mendesak yang dihadapi warga yang kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi.
Akurasi Data Jadi Prioritas Pemulihan
Lebih lanjut, Bupati Fauzi menginstruksikan agar proses pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum dilakukan secara cepat dan akurat. Data yang tepat adalah kunci untuk penyaluran bantuan lanjutan, seperti dana perbaikan atau pembangunan kembali rumah, agar tepat sasaran.
“Pemerintah daerah terus melakukan pembaharuan data korban dan memastikan tidak ada warga yang terabaikan, karena penanganan ini untuk memulihkan kehidupan masyarakat,” pungkas Achmad Fauzi.
Komitmen cepat dan menyeluruh dari kepemimpinan Bupati Fauzi ini menjadi harapan besar bagi masyarakat Sumenep, khususnya di kepulauan, untuk segera bangkit dan memulihkan kehidupan pasca-bencana.








