
Madura Expose- Hanguskan jatah beras miskin (raskin) yang kini berganti menjadi bantuan beras rakyat sejahtera (rastra) di empat sejumlah desa kabupaten Sumenep sangat merugikan masyarakat penerima manfaat dan hal tersebut oleh sebagian tokoh masyarakat dianggap sebuah kelalaian yang seharusnya tidak boleh terjadi.
“Ini pasti ada masalah antara pihak aparat desa dengan Bulog Sumenep. Bagaimana mungkin beras itu tidak tertebus dan kemudian dinyatakan hangus. Saya melihat ada kekacauan dalam pola penebusan”, demikian kritik pedas disampaikan Fungsionari Sumekar Network, Tedy Muhatdy.
Ia menilai, andaikata pihak aparat desa terbuka dengan cara melibatkan seluruh lapisan masyarakat, pihaknya sangat yakin, tidak akan ada istilah raskin atau rasta hangus.
“Kalau Kades atau Sekdesnya terbuka, saya yakin masyarakat akan mahu mengeluarkan uang tebusan. Selama ini khan tidak transparan, daftar penerima manfaat saja banyak warga desa malah tidak tahu”, tandasnya.
Terkait kisruh penebusan raskin 13 dan 14 ini, mendapat tanggapan dari bagian perekonomian Setdakab Kabupaten Sumenep.
“Hingga batas waktu yang ditentukan, Kadesnya tidak melakukan penebusan. Ada empat kecamatan yang jatah (rasta) nya hangus”, ujar Wedy Sunarto, Kasubag Sub Bagian Sarana Perekonomian Pemkab Sumenep kepada wartawan.
Empat kecamatan yang dinyatakan hangus jatah rasta ke 13 dan 14 itu, yakni Kecamatan Guluk-guluk, Manding, Masalembu dan Dungkek.
“Sesuai petunjuk Bulog Provinsi Jawa Timur, penebusan jatah rastra tahun 2015 itu dilakukan maksimal tanggal 31 Desember 2015 pukul 12.00 WIB”, pungkasnya.
[dbs/fer]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)