Jamin Harga Petani, Bupati Fauzi Optimistis TIHT 2025 Lampaui Titik Impas

Terbit: 12 Agustus 2025 | 15:00 WIB

Sumenep, Madura Expose – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan kepastian kepada para petani tembakau di wilayahnya. Ia menjamin bahwa Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) tahun 2025 akan berada di atas harga jual di pasaran, bahkan meyakini harga beli oleh industri akan jauh melampaui angka tersebut. Pernyataan ini disampaikan setelah penetapan TIHT 2025 di Kantor Pemkab Sumenep, Senin (11/08/2025).

Menurut Fauzi, penetapan TIHT merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam melindungi kesejahteraan petani. “TIHT adalah bentuk perlindungan kepada petani. Kami optimistis harga di pasar nantinya bisa melampaui titik impas,” ungkapnya.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Bupati Fauzi menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan dan analisis di lapangan, pasokan tembakau tahun ini diperkirakan menurun. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu sejak awal musim tanam, yang secara langsung memengaruhi pola tanam dan hasil panen petani di beberapa wilayah sentra tembakau.

Penurunan produksi ini, kata Fauzi, secara alami akan berdampak pada kenaikan harga jual di pasaran. “Kondisi ini diprediksi berdampak pada kenaikan harga jual di pasaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fauzi juga menguatkan keyakinannya dengan data dari dua tahun terakhir. “Sejak 2022, realisasi di lapangan membuktikan bahwa penetapan TIHT efektif. Sebagian besar petani menjual hasil panennya dengan harga di atas titik impas,” tambahnya.

Dengan penetapan TIHT yang naik tipis dibandingkan tahun sebelumnya, Pemkab Sumenep berharap para petani tidak perlu khawatir akan kerugian. Harapannya, mereka bisa menikmati hasil panen yang lebih optimal dan kesejahteraan petani tembakau di Sumenep dapat meningkat. [dbs/gim/kom]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *