JADWAL RESMI HAUL AKBAR: Bani Kiai Muhammad Rowi Sepakat Gelar Peringatan ke-9 di Puncak Darussalam, Meneguhkan Sanad Keilmuan

Terbit: 30 November 2025 | 21:39 WIB

Pasuruan – Semangat untuk menjaga sanad keilmuan dan mengenang maqam (kedudukan) ulama besar Madura, Kiai Muhammad Rowi, kembali memuncak. Setelah melalui proses rapat koordinasi dan musyawarah yang mengedepankan ijma’ (konsensus) keluarga besar dan pengurus, jadwal resmi pelaksanaan Haul Agung ke-9 Kiai Muhammad Rowi telah ditetapkan.

Acara akbar tahunan yang menjadi syiar (penanda) kebesaran tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah ini akan dipusatkan di Pondok Pesantren Puncak Darussalam (Islamic Boarding School), sebuah institusi yang menjadi mercusuar pendidikan Islam di Kabupaten Pamekasan.

Musyawarah KAPROWI: Hasil Rapat Syura yang Khidmat

 

Penetapan tanggal Haul Akbar ini merupakan hasil final dari Rapat Bersama Tuan Rumah Haul Agung ke-9 dan Kompolan Pengurus Kiai Muhammad Rowi (KAPROWI). Rapat penting yang mencerminkan tradisi syura (musyawarah) dalam NU ini diselenggarakan secara khidmat pada:

  • Tanggal: Ahad, 16 November 2025 M. / 25 Jumadal Ula 1447 H.

  • Tempat: Ponpes Puncak Darussalam, Pamekasan (Kediaman KH. Abd. Hannan Tibyan).

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan perwakilan dari berbagai Bhuju’ (cabang keturunan), termasuk dari Bhuju’ Langgar Assem, yang dikenal memiliki khidmat dan loyalitas tinggi dalam menyebarkan kiprah Kiai Muhammad Rowi.

Puncak Acara: 1 Februari 2026, Momentum Ibrah dan Tafakur

 

Berdasarkan kesepakatan yang diambil dalam musyawarah al-jama’ah tersebut, Haul Agung ke-9 Kiai Muhammad Rowi secara resmi akan diselenggarakan pada:

Detail AcaraKeterangan
Hari/TanggalMinggu, 1 Februari 2026
WaktuPukul 13.00 WIB – Selesai
Lokasi UtamaPondok Pesantren Puncak Darussalam

Penetapan jadwal yang terorganisir ini menunjukkan komitmen para dzuriyah (keturunan) dan muhibbin (pecinta) untuk menyelenggarakan haul dengan penuh hikmah dan ketertiban.

Tradisi Haul adalah sunnah hasanah (tradisi baik) yang melampaui sekadar peringatan wafat. Momentum ini menjadi waktu penting untuk mengambil ibrah (pelajaran) dari keteladanan almarhum, melanjutkan perjuangan dakwah, dan melakukan tafakur (kontemplasi) terhadap kehidupan para pewaris Nabi.

Diharapkan, kehadiran para ulama sepuh, santri, alumni, dan masyarakat umum dalam Haul Akbar ini dapat memperkuat tali silaturahmi ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan semangat dalam menuntut ilmu agama dan beramal saleh, sebagai wujud penghormatan tertinggi kepada salafus shalih (pendahulu yang saleh).

[Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Konferensi Pers Temuan Kokain 27 Kg Batal Mendadak Kapolda Jatim Dipanggil Wakapolri

Terbit: 14 April 2026 | 15:00 WIB SUMENEP – Publik yang menanti rilis resmi terkait temuan fantastis 27,83 kilogram diduga kokain di Giligenting harus gigit jari. Agenda konferensi pers yang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *