
Maduraexpose.com- Kalender tahun 2024 sama persis dengan kalender tahun 1996.
Hal ini membuat netizen heboh di berbagi platfrom media sosial, Minggu (18/2/2024).
Pasalnya, skema posisi hari, tanggal, dan bulan pada kalender 2024 persis dengan 1996.
Selain posisi tanggal, hari, dan bulan; tahun 2024 dan 1996 sama-sama tahun kabisat yang diawali dengan hari Senin pada Tahun Baru.
“Kira-kira peristiwa apa yang terjadi?” demikian kata salah satu netizen yang mempertanyakannya.
“Jangan terulang lagi, please. Cukup kalendernya saja yang sama. Kejadiannya jangan, takut,” tulis pemilik akun X @BellaDhonns.
“Kembali ke masa lalu tapi beda tahun,” tulis pemilik akun X @trennd
Lalu sebenarnya apa saja sih peristiwa atau tragedi yang terjadi di 1996, yang ditakutkan bisa terulang lagi di tahun ini?
Dalam penelusuran, pernah terjadi peristiwa historis di 1996 yaitu penyerangan kantor salah satu partai yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat pada 27 Juli 1996.
Peristiwa itu disebut sebagai Tragedi 27 Juli 1996 atau Peristiwa Kudatuli.
Sementara di tingkat internasional peristiwa tragis yang terjadi di tahun 1996 adalah tewasnya delapan orang pendaki di Gunung Everest.
Peristiwa tersebut terjadi pada 10 hingga 11 Mei 1996, yang mana menjadi catatan buruk dunia pendakian karena hanya dalam wkatu satu hari tewas delapan orang pendaki Gunung Everest.
Kejadian lainnya terjadi bencana banjir yang merendam Ibu Kota Jakarta.
Tercatat puluhan ribu rumah di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Bukit Duri, dan Kebon Baru terendam akibat meluapnya Sungai Ciliwung.
Selain itu, hujan yang turun secara terus menerus juga memperparah kondisi banjir di Jakarta. Bahkan, banjir tahun 1996 disebut sebagai banjir terburuk sejak tahun 1987.
Kendati demikian, publik berharap kejadian 1996 tidak terjadi pada 2024 meski skema posisi hari, tanggal, dan bulan pada kalender 2024 sama persis dengan 1996.



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
