Scroll untuk baca artikel
Headline NewsRadar PemkabSUMENEP EXPOSE

Relokasi PKL Era Wabup Terulang Lagi di Era Bupati Fauzi

Avatar photo
1032
×

Relokasi PKL Era Wabup Terulang Lagi di Era Bupati Fauzi

Sebarkan artikel ini
Ratusan PKL saat melakukan "Perlawanan" menolak relokasi dari Taman Bunga ke Pasar Bangkal.[]Dok. Maduraexpose.com]

Maduraexpose.com— Di Era Achmad Fauzi masih menjabat Wakil Bupati (Wabup) Sumenep mendampingi Bupati Busyro Karim sempat terjadi gelombang penolakan relokasi PKL taman bunga ke pasar Bangkal.

Saat ini, di Era Achmad Fauzi menjabat Bupati Sumenep pun terjadi lagi relokasi PKL di sejumlah kawasan dan hal itu mulai mendapat penolakan dari sejumlah pedagang kaki lima. Bahkan, sejak Sabtu (17/2) malam sejumlah PKL sudah muncul pelarangan berjualan di kawsan Jl.Dr Cipto dan Jl.Trunojoyo Sumenep mengaku ressah karena dipaksa untuk meninggalkan lapak mereka untuk pindah ke Tajamara.

Sejumlah PKL yang mengadukan nasibnya ke media ini sangat khawatir pemindahan lapak jualan ke Taman Jajan Madura (Tajamara) akan mengancam penghasilan mereka. Tempat baru untuk relokasi dinilai terlalu masuk kedalam dan sepi pengunjung.

Terkait dengan relokasi yang terkesan dipaksakan ini dikhawatirkan akan membawa gejolak baru dikalangan PKL. Itu terjadi karena puluhan PKL tidak diperlakukan sama dan bebas seperti diadukan PKL, bahwa ada beberapa titik di jantung kota malah bebas berjualan dibahu jalan, seperti terlihat di kawasan Jl Diponegoro sebelumnya.

““Jika dipindah ke Tajamara, kami khawatir akan sepi pembeli karena lokasinya agak tertutup. Intinya kami keberatan dengan relokasi ini,” ujar salah satu keluarga PKL yang terdampak relokasi.

Sebelumnya, Presma Unija Tolak Amir dengan keras mengecam pengusiran PKL disejumlah tempat karena terkesan tebang pilih. Selain itu, pihaknya meminta Pemkab menyediakan tempat jualan yang lebih strategis bukan malah sebaliknya.

------------------------