Halimah Tewas Terlantar, Tamparan Keras Untuk Kades Campaka & Dinsos Sumenep

Terbit: 3 April 2016 | 19:15 WIB

MADURA EXPOSE—Abdul Hadi, Warga Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan mengaku sangat kecewa dengan pemerintah daerah dalam hal ini Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dan Kepala Desa setempat karena dinilai kurang serius dalam mengayomi masyarakat miskin.

“Buktinya, sudah tiga tahun Nenek Halimah terbaring sakit tanpa ada bantuan apapun dari pihak Kepala Desa Campaka maupun Dinas Sosial Sumenep. Mereka sok peduli setelah muncul pemberitaan beberapa jam sebelum beliau meninggal”, terang Abdul Hadi, Warga Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, Kepada Madura Expose.

Abdul Hadi menambahkan, pihaknya mengaku sangat kecewa dengan lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah yang menyebabkan banyak warga miskin tidak tercover dalam program pemerintah dan terlewatkan begitu saja.

“Beberapa jam sebelum meninggal saya ditelpon Dinsos dan Kades Campaka yang meminta Nenek Halimah dibawa ke Rumah Sakit. Itupun karena mereka kaget kasus ini masuk pemberitaan media. Lucu juga khan, nenek ini sakit 3 tahun pejabatnya kok baru mau peduli”, tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Halimah seorang nenek renta berusia sekitar 70 tahun terbaring sakit selama 3 tahun. Perempuan ini hidup sebatang kara dalam kubangan kemiskinan karena yang bersangkutan tidak memiliki tempat tinggal. [Adi/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *