Sumenep (Maduraexpose.com)-Hari ini Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga tengah fokus dalam pagelaran seni kebudayaan di Pantai Lombang Sumenep dengan tema abantal ombak asapok angin.

Bukannya acara tersebut yang heboh, namun yang bikin geger warga Sumenep justru munculnya berita seorang Oknum pejabat Kepala Seksi (Kasi) Dinas Pariwisata Sumenep mendadak heboh karena digrebek istrinya sendiri di sebuah kamar hotel di Jl Bangka, Surabaya, Minggu (22/09/2019) sekitar pukul 04.30 WIB.

Bahkan polisi telah mengamankan celana dalam bidan yang di grebek bersama oknum pejabag Kasi Dinas Pariwisata tersebut.

Berikut hasil investigasi awak media di Surabaya yang dilansir dari situs lensaindonesia tanpa dilakukan pengeditan sedikitpun.

Gerebek mesum Kasi Dinas Pariwisata Sumenep dengan seorang bidan, ini barang bukti yang diamankan polisi

 LENSAINDONESIA.COM: Seorang pejabat Kepala Seksi (Kasi) Dinas Pariwisata Kabupaten Sumenep, Madura berinisial GFM (40) digerebek polisi saat sedang tidur berdua dengan DA (35) seorang bidan di sebuah kamar hotel Jl Bangka, Surabaya, Minggu (22/09/2019) sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat digerebek pasangan bukan suami istri itu sedang tidur lelap.

“Saat itu (digerebek) keduanya sedang tertidur,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Gubeng AKP Oloan Manullang saat dihubungi lensaindonesia.com.

Oloan Manullang, penggerebekan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari DH (36) istri GFM.

Kepada polisi HD melaporkan bahwa ia mengetahui suaminya sedang menginap di sebuah hotel di Jl Bangka bersama seorang perempuan. Ia menduga keduanya sedang melakukan perzinahan.

“Setelah mendapat laporan dari istri pelaku, kami bersama-sama mendatangi kamar dimana GFM dan DA menginap,” ungkap Oloan Manullang.

Selain mengamankan dua pasangan mesum yang berstatus ASN Pemda Sumenep tersebut, Unit Reskrim Polsek Gubeng juga menyita selembar celana dalam wanita, selimut hotel, dua buah bantal serta bill kamar yang ditempati keduanya sebagai barang bukti dugaan perzinahan.

HotNews:  Khawatir Perburuk Keadaan, Ketua Demokrat Sumenep Akan Panggil Indra Wahyudi

Guna memperkuat dugaan tindak pidana perzinahan yang dilakukan keduanya, polisi juga memeriksaan kedua pelaku secara intensif melakukan visum tehadap DA di RSUD dr.9 Soetomo, Surabaya.@rofik

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

(red)