Galian Pasir Liar di Pasongsongan Minta Nyawa

Terbit: 16 Oktober 2014 | 17:28 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com- Badan Lingkungan Hidup, Satpol PP dan pihak terkait lainnya dilingkungan Pemkab sumenep seperti kecolongan. Pasalnya, aksi tambang pasir liar disejumlah tempat yang kerap dikeluhkan dan diduga masih terus berlangsung, akhirnya membuahkan petaka yang seharusnya diantisipasi semaksimal mungkin.

Adalah Abdul Holik (17), Siswa Kelas II Madrasah Aliyah Aswaja, Kecamatan Ambunten yang tinggal di Dusun Sumur Kramat, Desa Panaongan, Pasongsongan, Sumenep terpaksa merenggut nyawa sia-sia setelah tubuhnya tertimbun kubangan pasir liar tak jauh dari tempat tinggalnya.

Samsudin, warga Desa Panaongan kepada MaduraExpose.com menerangkan, korban tewas didalam kubangan tanah yang diatas berjibun tumpukan pasir yang runtuh seketika.

“Holik ikut dua temannya menambang pasir milik Imam didekat rumahnya. Belum setengah jam menggali pasir dan menaikkannya kedalam bak mobil, tiba-tiba gundukan pasir diatasnya runtuh dan menimbun tubuhnya hingga tewas”, ujarnya, Kamis (16/10/2014)

Rupanya kasus tersebut tercium aparat kepolisian yang langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti keranjang terbuat dari daun kelapa, mobil pick up dan cangkul yang digunakan untuk menggali pasir sekaligus menaikkannya kedalam mobil.

“Olah TKP sudah. Tinggal memeriksa saksi-saksi”, terang AKBP Marjoko, Kapolres Sumenep, Madura Jawa Timur.
(Idi/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *