FAMS Tuding BPRS Sumenep Sarang Koruptor

0
996

MADURA EXPOSE—Demo aktivis yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Sumenep [FAMS] pada tanggal 13 Maret 2014 cukup mengagetkan masyarakat luas. Betapa tidak, sejumlah aktivis yang selama ini memang kerap menyuarakan gerakan anti korupsi tersebut menuding adanya indikasi korupsi dalam pengelolaan keuangan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar.

Pernyataan itu disampaikan Hazmi selaku Korlap aksi dan koordinator FAMS didepan Kantor Pemkab Sumenep dan orasinya didepan Gedung DPRD setempat. Pihaknya mendesak legislatif segera membentuk Pansus BPRS dengan alasan Bank tersebut diduga kuat ada korupsi dengan cara memperkaya orang lain, diri sendiri dengan modus HAPUS TAGIH terhadap sejumlah peminjang uang di bank tersebut.

Hazmi juga menuntut Managemen BPRS Bhakti Sumekar diperbaiki dan mengusut tuntas indikasi penyelewengan dengan modus hapus tagih.

“Pemkab Sumenep harus mengambil langkah solutif untuk mempertahankan aset daerah yang terindikasi sebagai sarang koruptor,” tandasnya.

Sementara Novi Sujatmiko, yang saat itu masih Plt Direktur Bank BPRS Bhakti Sumekar menepis tudingan mahasiswa tersebut. Menurutnya, tidak ada hapus hutang dalam bank tersebut. [dbs/j88/b21/*]