Dua Nelayan Tewas Melaut, Satu Lagi Misterius

Terbit: 6 April 2015 | 18:13 WIB

MaduraExpose.com- Malang benar nasib Bustami (50) seorang nelayan asal Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan yang pergi melaut sejak minggu malam (5/4/2015) namun hingga hari ini belum juga kembali kerumah. Diduga kuat, yang bersangkutan terseret arus gelombang yang menghempas perahu yang digunakan menangkap ikan.

Sejumlah saksi mata mengatakan, sebelum korban ditemukan menghilang, perahu nelayan nahas itu terlihat memutar tanpa arah dengan posisi mesin menyala.

“Astaghfirullah, ternyata perahu yang berputar-putar dengan mesin menyala itu tak ada orangnya”, tutur Muhammad yang juga berprofesi sebagai nelayan di Desa Branta, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Temuan perahu milik Bustami tanpa awak itu membuat warga panik dan heboh. Beruntung ada warga yang berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepala Desa (Kades) setempat. Mendapat laporan Warganya, Kades Branta Tinggi bersama sekitar 20 orang warga langsung terjun ke lokasi melakukan pencarian korban.

Sebelumnya, dua orang nelayan mengalami nasib yang sama, yakni tenggelam di perairan selatan Pamekasan. Mereka ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Beruntunnya musibah nelayan hilang saat melaut itu mendapat perhatian serius dari Bupati Pamekasan Achmad Syafi’i, yang mengeluarkan himbauan agar para nelayan tidak melaut seorang diri. Hal itu disampaikan, demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan pada saat cuaca laut tengah memburuk.

(jak/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *