Dua Nelayan Tewas Melaut, Satu Lagi Misterius

0
679
Ilustrasi perahu nelayan (Foto: DOk.MaduraExpose.com)

MaduraExpose.com- Malang benar nasib Bustami (50) seorang nelayan asal Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan yang pergi melaut sejak minggu malam (5/4/2015) namun hingga hari ini belum juga kembali kerumah. Diduga kuat, yang bersangkutan terseret arus gelombang yang menghempas perahu yang digunakan menangkap ikan.

Sejumlah saksi mata mengatakan, sebelum korban ditemukan menghilang, perahu nelayan nahas itu terlihat memutar tanpa arah dengan posisi mesin menyala.

“Astaghfirullah, ternyata perahu yang berputar-putar dengan mesin menyala itu tak ada orangnya”, tutur Muhammad yang juga berprofesi sebagai nelayan di Desa Branta, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Temuan perahu milik Bustami tanpa awak itu membuat warga panik dan heboh. Beruntung ada warga yang berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepala Desa (Kades) setempat. Mendapat laporan Warganya, Kades Branta Tinggi bersama sekitar 20 orang warga langsung terjun ke lokasi melakukan pencarian korban.

Sebelumnya, dua orang nelayan mengalami nasib yang sama, yakni tenggelam di perairan selatan Pamekasan. Mereka ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Beruntunnya musibah nelayan hilang saat melaut itu mendapat perhatian serius dari Bupati Pamekasan Achmad Syafi’i, yang mengeluarkan himbauan agar para nelayan tidak melaut seorang diri. Hal itu disampaikan, demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan pada saat cuaca laut tengah memburuk.

(jak/fer)