Di Sumenep, Sawer Biduan Dangdut Bukan Tradisi

Terbit: 9 Januari 2017 | 09:09 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Kebiasaan sawer dikalangan masyarakat hampir bisa dijumpai tiap kali ada konser musik dangdut mantenan maupun acara resepsi lainnya di Madura. Kalangan anak muda menganggap tradisi sawer sebagai seni hiburan dan dianggap sebagai perekat persahabatan dengan sesama pecinta musik dangdut.

“Kalau di Sumenep mungkin berbeda dengan beberapa daerah lain yang menjadikan tradisi sawer sebagai sebuah pengikat seperti arisan dilakukan secara bergantian.

“Kita nyawer sekedarnya saja, nggak harus kok,” terang Wiwi kepada Maduraexpose.com, Senin 9 Januari 2017.[Ima/Zen]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

RAHASIA TANEROS

Terbit: 29 Maret 2026 | 18:17 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Di balik deburan ombak Pesisir Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, tersimpan sebuah rahasia geografis yang jarang disadari publik. Pantai Taneros (atau…

Memoles Tuah Janur di Pantai Lombang

Terbit: 27 Maret 2026 | 21:28 WIB SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tradisi lokal menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Festival Ketupat 2026 di Pantai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *