maduraexpose.com

 


KesehatanRadar Pemkab

Capaian Imunisasi Campak Rubella Sumenep Capai 55,3 Persen, Puskemas Giligenting Terdepan

491
×

Capaian Imunisasi Campak Rubella Sumenep Capai 55,3 Persen, Puskemas Giligenting Terdepan

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

ILUSTRASI: drg. Ellya Fardasah sebagai Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (KB) bersama suaminya Hairil Fajar, Direktur Utama (Dirut) BPRS Bhakti Sumekarsaat tampil dalam Parade Fashion Show Sumenep Batik Festival 2024 pada Minggu malam, 08 September 2024 lalu. Ellya dilantik oleh Bupati Fauzi bersama delapan Kepala OPD Baru lainnya di Pendopo Agung Keraton sumenep pada Kamis 21 Maret 2024 malam. [dok. Istimewa]

SUMENEP — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep terus mengintensifkan program Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubella di wilayahnya.

 

 


Hingga hari kesembilan pelaksanaan, Kamis (4/9/2025), capaian imunisasi telah mencapai 55,3% dari total sasaran.

 

Kepala DKP2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menyatakan bahwa dari total sasaran 73.969 anak, sebanyak 40.912 anak telah berhasil diimunisasi per tanggal 3 September 2025 pukul 16.00 WIB.

 

“Progres imunisasi terus berjalan. Kami berupaya menjangkau seluruh anak yang menjadi sasaran program ini,” ujar Ellya.

 


 

Perincian Capaian Berdasarkan Kelompok Usia

 

Ellya merinci capaian imunisasi per kelompok usia sebagai berikut:

  • Usia 9-12 bulan: Dari 3.404 sasaran, 1.412 anak telah diimunisasi dengan cakupan 41,5%.
  • Usia 12-47 bulan: Dari 31.237 sasaran, 11.919 anak telah diimunisasi dengan cakupan 38,2%.
  • Usia 4-6 tahun: Dari 26.308 sasaran, 17.973 anak telah diimunisasi dengan cakupan 68,3%.
  • Usia 7 tahun: Dari 13.020 sasaran, 9.610 anak telah diimunisasi dengan cakupan 73,8%.

Menurut data DKP2KB, Puskesmas Giligenting mencatatkan capaian tertinggi dengan cakupan 87,6%, mengungguli 25 puskesmas lainnya. Dari 1.565 sasaran, 1.372 anak berhasil diimunisasi di wilayah tersebut. Sementara itu, Puskesmas Dungkek memiliki capaian terendah, yaitu 12,4%, dengan 410 anak diimunisasi dari 2.362 sasaran.

 

Fardasah mengapresiasi kinerja Puskesmas Giligenting dan berharap seluruh puskesmas dapat meningkatkan cakupan imunisasi. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, khususnya di tingkat kecamatan dan desa, untuk menyosialisasikan pentingnya imunisasi campak kepada masyarakat.

 

Untuk mendukung program ini, DKP2KB Kabupaten Sumenep telah memastikan ketersediaan vaksin dan logistik kesehatan yang memadai. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan sektor terkait terus dilakukan, termasuk edukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi dan penyiapan ruang isolasi di fasilitas kesehatan.

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


Kesehatan

Views: 193 SUMENEP  – Catatan kematian akibat penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih menyisakan keprihatinan mendalam bagi jamaah (masyarakat) setempat sepanjang tahun 2025. Sejak Januari hingga pertengahan…

---Exposiana----

---***---