
Pamekasan (Maduraexpose.com)– Nasib memprihatinkan terjadi pada pasangan sejoli ini Herman (45) dan Sa’ina (37), yang mana harus mendapat ujian yang menimpa putrinya Ria Muspita sari (11) yang mengalami kanker jinak pada Bibir atasnya,keluarga tersebut berasal dari Dsn. Orai Ds. Pamoroh Kec. Kadur Pamekasan. Minggu (12/2/17)
Ria merupakan pelajar yang duduk dikelas empat SDN Pamoroh,Kadur,Pamekasan. Ria harus menjalani hidupnya yang berbeda dengan teman-teman lainnya,namun hal tersebut tak mematahkan semangat Ria,Ria adalah sosok siswi yang rajin dan pandai di kelasnya,Namun dengan apa yang di alami kadang Ria merasa minder dengan ke adaan penyakit yang di alami sejak berumur tiga bulan.
Sa’ina saat dikonfirmasi oleh awak media,menyatakan bahwa Ria sudah pernah dibawa kerumah sakit Karang Manjangan,Namun dokternya mengatakan bahwa untuk sementara masih belum nisa di operasi,karna belum cukup umur,dan diketahui penyakit yang menimpa Ria saat diperiksa pada saat umur dua tahun adalah penyakit kanker jinak.
“Kasihan, Terhadap Ria, apalagi dia seorang perempuan yang sudah mulai remaja,dan sudah bisa merasakan kelainan dibibirnya. Sesekali dia menangis,kalau di olok-olok sama teman sekolahnya dan teman bermainnya,terkadang juga dia diam dirumah,tidak keluar pak”. Tegas sa’ina pada maduraexpose.com
“Sebagai seorang ibu saya hanya bisa berdoa dan berharap, atas kesembuhan penyakit diderita Ria,Apalagi dia sudah ditinggal Bapaknya semenjak umur tiga Bulan,saya yang harus membiayai segala biaya hidupnya dari sekolah dan lain-lain dengan sendirian”
Orang tua Ria,hanya bisa berdoa dan berhadap ada yang peduli terhadap Putrinya, khususnya dalam pembiayaan Operasi Ria.
“Harapan saya semoga ada yang masih peduli terhadap Nasib anak kami,baik itu Masyarakat,Donatur yang lain, Khususnya Pemerintah daerah untuk membiayai proses operasi Ria”, tutupnya.[lut/dez/fer]


![Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose] Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775578413/aksi-demo-bem-pamekasan-kantor-pemkab-2026_aj42kb.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
