
SUMENEP, MaduraExpose.com – Persidangan kasus dugaan penganiayaan “ODGJ Sapudi” di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep kini memasuki babak paling krusial. Besok, Rabu (24/12/2025), empat orang terdakwa, termasuk Asip Kusuma, dijadwalkan akan memberikan keterangan langsung di hadapan Majelis Hakim untuk menguji kebenaran materiil perkara tersebut.
Agenda pemeriksaan terdakwa ini menjadi momen yang paling dinantikan, menyusul serangkaian fakta mengejutkan yang terungkap pada persidangan sebelumnya, Senin (22/12). Keterangan para terdakwa besok diharapkan mampu mengklarifikasi sengkarut narasi “saling pukul” yang dinilai oleh pihak kuasa hukum sebagai klaim administratif yang lemah.
Dakwaan Jaksa Dinilai Runtuh
Kuasa hukum para terdakwa, Marlaf Sucipto, S.H., menegaskan bahwa fakta yang muncul di ruang sidang sejauh ini justru meruntuhkan konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menurutnya, tidak ada satu pun saksi yang membenarkan adanya aksi pemukulan yang dilakukan oleh kliennya.
“Hingga hari ini, dari seluruh saksi yang dihadirkan, tidak ada satu pun yang menerangkan adanya aksi saling pukul antara Pak Asip dan Pak Sahwito. Klaim tersebut hanya ada dalam dokumen administratif, namun runtuh total saat diuji di depan majelis hakim,” tegas Marlaf dengan nada optimis, Selasa (23/12/2025).
Kejanggalan BAP Saksi Buta Huruf
Persidangan sebelumnya sempat diwarnai ketegangan saat saksi Abdul Salam memberikan pengakuan jujur yang membuat Ketua Majelis Hakim, Jetha Tri Dharmawan, tertegun. Salam, yang dihadirkan secara daring, mengaku tidak bisa membaca (buta huruf). Namun secara janggal, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas namanya memuat kronologi hukum yang sangat mendetail.
“Tak oneng, kaule tak bisa baca (Saya tidak tahu, saya tidak bisa membaca),” ujar Salam dalam bahasa Madura di hadapan hakim. Pengakuan ini memicu keraguan publik terhadap integritas penyusunan berkas perkara di tingkat penyidikan.
Selain Salam, kesaksian Sukilan selaku pemilik lokasi kejadian juga memperkuat posisi terdakwa. Sukilan secara konsisten membantah adanya insiden baku hantam di kediamannya, berlawanan dengan apa yang tertulis dalam berkas perkara.
Mencari Keadilan yang Tercecer
Marlaf Sucipto juga kembali menyoroti ketidakadilan yang dirasakan kliennya. Ia menyayangkan langkah kepolisian yang menghentikan laporan pihak Asip melalui Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), padahal fakta persidangan menunjukkan bahwa para terdakwa sejatinya adalah korban dari amukan Sahwito (ODGJ).
“Klien kami, yakni Salam, Asip, dan Musahwan, sejatinya adalah korban. Peristiwa pidananya nyata, korbannya jelas, dan diperkuat keterangan saksi. Laporan itu semestinya tidak dihentikan,” pungkas pengacara senior tersebut.
Sidang yang akan digelar besok diprediksi akan menyedot perhatian masyarakat luas. Kesaksian Asip Cs di hadapan hakim Jetha Tri Dharmawan akan menjadi penentu apakah keadilan akan tegak berdasarkan fakta nyata, atau tetap bersandar pada dokumen administratif yang kini tengah dipertanyakan validitasnya. (Tim/Har/Red)

![UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official] UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775108953/kpk-panggil-pengusaha-rokok-kasus-bea-cukai_jk0atq.jpg)
![Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official] Prof. Mahfud MD [Foto: Tangkapan Layar Youtube Mahfud MD Official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1774736793/mahfud-md-sentil-kpk-tahanan-rumah-yaqut_kh23mn.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
