Benteng Aswaja Siaga Penuh: Pagar Nusa Sumenep Gelar Apel Pasukan Inti, Jamin Keamanan Para Masyaikh di Konferensi PCNU 7 Desember

oleh -187 Dilihat

 


SUMENEP – Geliat konsolidasi menyambut agenda besar jama’iyah Nahdlatul Ulama (NU) tengah berlangsung di Sumenep. Menjelang digelarnya Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Pagar Nusa (PN) Sumenep, sebagai salah satu badan otonom (Banom) terdepan, meneguhkan komitmennya dalam khidmah kepada ulama. Mereka melaksanakan rangkaian latihan intensif dan Apel Pasukan Inti (PASTI) sebagai wujud kesiapsiagaan penuh.

Konfercab PCNU Sumenep telah ditetapkan akan dilaksanakan pada Ahad, 7 Desember 2025, bertempat di Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Guluk-Guluk. Agenda lima tahunan ini sangat krusial, tidak hanya untuk memilih nahkoda jama’iyah baru masa khidmat 2025–2030, tetapi juga untuk merumuskan blueprint program yang berorientasi pada kemaslahatan umat.


Latihan Intensif dan Penegasan Protap Pengamanan

Seluruh kegiatan persiapan pengamanan dipusatkan di Padepokan Abi Sujak, Asta Barat, Kebonagung. Sebelum apel pasukan inti digelar, para pendekar menjalani drill fisik dan teknis. Latihan ini bertujuan memastikan ketahanan fisik, kesiapan mental, serta kecepatan respon personel.

Pelaksanaan latihan dilakukan di bawah pendampingan langsung Guru Besar PSNU serta Komandan PASTI, guna memastikan seluruh prosedur (protap) pengamanan berjalan sesuai standar baku Pagar Nusa. Apel pasukan inti dipimpin oleh Dewan Pendekar Ach. Zaini Umar, dengan komando lapangan oleh Ach. Malik, pendekar yang ditugaskan memimpin pengamanan selama Konferensi Cabang.


Amanah Perjuangan: PASTI Adalah Benteng Ulama

Dalam amanatnya, Dewan Pendekar Ach. Zaini Umar mengingatkan seluruh personel akan luhurnya tugas yang diemban. Beliau menegaskan bahwa pengamanan terhadap para masyaikh (ulama sepuh) dan kyai (pemimpin pesantren) adalah tugas kehormatan yang bernilai ibadah dan amanah perjuangan.

“PASTI adalah benteng ulama. Sesuai protap, pasukan inti harus selalu menempel dengan para kyai untuk memastikan keselamatan dan mendeteksi potensi ancaman sejak dini. Ini bukan hanya tugas organisasi, tetapi amanah perjuangan dalam menjaga marwah Nahdlatul Ulama,” tegas Ach. Zaini Umar.


Menjaga Marwah Organisasi dan Soliditas Khidmah

Ketua PC Pagar Nusa Sumenep, KH. Drs. Muiz Ali Wafa, memberikan apresiasi tinggi atas soliditas dan kesiapan para pendekar. Beliau menekankan pentingnya profesionalitas dan kekompakan dalam menjalankan tugas.

Konferensi PCNU adalah momentum besar bagi Nahdlatul Ulama. Pagar Nusa bertanggung jawab menjaga para masyaikh dan seluruh tamu undangan. Saya berharap pasukan inti menjaga profesionalitas, kekompakan, dan tetap memegang etika sebagai pendekar NU. Pengamanan yang baik adalah bagian dari khidmah kepada para ulama dan marwah organisasi,” ujar KH. Drs. Muiz Ali Wafa.

Sebagai bagian dari strategi pengamanan terpadu, PC Pagar Nusa Sumenep juga telah menginstruksikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) terdekat seperti PAC Ganding dan PAC Guluk-Guluk untuk memperkuat barisan pengamanan, terutama di lingkaran para masyaikh dan delegasi peserta. Dengan latihan intensif dan apel kesiapan ini, Pagar Nusa Sumenep menegaskan bahwa organisasi Aswaja NU siap menyambut agenda besar jama’iyah di Sumenep, memastikan Konfercab berjalan aman, tertib, dan kondusif demi keberlangsungan visi keumatan lima tahun ke depan.***

[]

Tentang Penulis: Tim/Red. MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Tinggalkan Balasan