Baznas Jatim Siap Bedah 10 Rumah di Sapudi, Begini Penjelasan Bupati Fauzi

Terbit: 9 Oktober 2025 | 22:42 WIB

SUMENEP – Di tengah duka dan puing sisa gempa yang melanda Sumenep, semangat “fastabiqul khairat” (berlomba dalam kebaikan) dari lembaga zakat kembali hadir sebagai penawar.

 

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur menyatakan kesiapannya untuk menjadi khadimul ummah (pelayan umat) dengan fokus pada pemulihan rumah warga terdampak bencana.

 

 

Pada Kamis (9/10/2025), Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan kabar gembira yang menyejukkan hati. Kolaborasi apik antara pemerintah daerah dan lembaga amil ini menjadi ikhtiar bersama untuk mempercepat warga kembali ke pangkuan kenyamanan.


 

Dana Umat untuk Pemulihan Rumah

 

Bupati Fauzi menjelaskan bahwa sinergi dengan Baznas Jatim adalah langkah konkret untuk memastikan masyarakat terdampak, khususnya di Pulau Sapudi, dapat kembali menempati hunian yang layak.

 

 

“Kami sudah berkoordinasi dengan Baznas Provinsi Jawa Timur, untuk memberikan bantuan yang menjadi kebutuhan dharuriyat masyarakat, yakni perbaikan rumah yang mengalami kerusakan,” terang Bupati.

 

 

Baznas Jatim, yang bertindak sebagai jembatan kebaikan dari dana zakat, infak, dan sedekah umat, telah menyatakan kesiapan dana sebesar Rp200 juta. Dana ini diorientasikan untuk memperbaiki 10 rumah warga di Pulau Sapudi yang mengalami kerusakan akibat guncangan bumi.

 

 

“Bantuan Baznas Jawa Timur sebesar dua ratus juta rupiah akan disalurkan, dengan alokasi untuk satu rumah sebesar Rp20 juta. Inilah semangat gotong royong yang menjadi kekuatan Jawa Timur berkah,” jelas Bupati, menekankan peran strategis Baznas dalam proses recovery pascabencana.


 

Apresiasi dan Harapan Cepat Kembali Beraktivitas

 

Bupati Fauzi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada langkah cepat Baznas dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, respons kilat ini adalah manifestasi dari solidaritas Islam dan kekuatan utama dalam mempercepat penanganan bencana.

 

 

Kerusakan rumah, mulai dari kategori ringan hingga berat, memerlukan perhatian segera agar warga dapat kembali beraktivitas secara normal. Sinergi ini diharapkan menjadi contoh nyata bahwa dana umat (zakat) memiliki peran vital, bukan sekadar pelengkap, melainkan tulang punggung dalam urusan kemanusiaan dan pemulihan.

 

 

“Kami mengharapkan dengan kolaborasi ini, proses pemulihan pascabencana bisa berjalan lebih cepat, supaya warga terdampak bisa segera kembali beraktivitas dengan normal dan menggapai keberkahan,” pungkas Bupati.

 

 

Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi para muzakki (pemberi zakat) dan menjadi wasilah agar musibah yang menimpa segera terangkat.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *