MADURAEXPOSE.COM – Suasana menjelang buka puasa di Kabupaten Sampang, Madura, berubah mencekam setelah awan tebal mendadak menyelimuti wilayah kota yang memicu angin kencang disertai hujan deras, Jumat (27/2/2026). Cuaca ekstrem ini mengakibatkan sejumlah gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Alun-alun Trunojoyo terpaksa tutup lebih awal untuk menghindari kerusakan lebih parah.
Pantauan di lokasi menunjukkan keganasan angin yang datang tiba-tiba tersebut menyasar area bazar takjil UMKM. Beberapa kerangka dekorasi bazar dilaporkan patah dan ambruk diterjang sabetan angin. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa lantaran sebagian besar pengunjung telah memilih membubarkan diri sebelum hujan deras mengguyur.
“Anginnya sangat kencang. Tadi di tempat bazar ada yang roboh,” ujar Rizkiah, salah seorang pedagang yang menyaksikan langsung detik-detik ambruknya fasilitas tersebut.
Ketua Panitia Bazar Takjil UMKM, Faisol Ramdhani, membenarkan terjadinya kerusakan pada fasilitas di sisi timur. Pihaknya memastikan akan segera melakukan perbaikan setelah cuaca kembali kondusif. “Nanti atau besok kerangka yang patah akan diperbaiki. Sementara kondisi saat ini masih diguyur hujan,” jelasnya singkat.








